Tukang Jalan Jajan

City Palace, Kejayaan Mughal di Jaipur



Sebagai salah satu dari golden triangle bersama New Delhi dan Agra, Jaipur jadi tujuan favorit banyak wisatawan saat berkunjung ke India. Dan satu tempat yang tak boleh dilewatkan bila mengunjungi Jaipur adalah City Palace.

Lompat ceria di Hawa Mahal, Jaipur
Lompat ceria di Hawa Mahal, Jaipur
Berada tidak jauh dari Hawa Mahal,  City Palace merupakan komplek Istana Kerajaan Jaipur pada masa lampau. Untuk masuk kita akan dibebankan tiket seharga 500 Rupee dan hanya buka dari pukul sembilan pagi hingga pukul tiga sore. Cukup mahal memang tapi didalamnya terdapat banyak istana-istana indah berwarna pink yang sangat menawan.

Gerbang mask city papae, Jaipur
Gerbang masuk city palace, Jaipur
Setelah membayar tiket masuk maka seperti biasa, saya harus melewati pemeriksaan petugas. Begitu melewati gerbang City Palace, mata saya langsung dimanjakan dengan keunikan arsitektur yang sungguh menawan. Saat mendongak keatas, saya langsung dibuat takjub dengan atap, lantai, tiang-tiang dan tembok yang seluruhnya dipenuhi dengan ukiran dan lukisan yang indah.

Gerbang mask city papae, Jaipur
Gerbang masuk city palace, Jaipur
Terdapat dua buah gerbang dengan dekorasi bergambar burung merak dan bunga teratai. Hewan dan bunga tersebut memang menjadi simbol dari negara India sejak dahulu kala. Halaman yang luas dengan taman yang besar, dipenuhi dengan bangunan bergaya Mughal dan Rajhastani.

Gerbang masuk city palace, Jaipur
Gerbang masuk city palace, Jaipur
City Palace, adalah tempat tinggal keluarga kerajaan Jaipur. Mereka merupakan salah satu keluarga kerajaan terkaya di India. Bangunan itu memiliki kompleks halaman sangat luas berikut kebunnya, menggambarkan kejayaan sang pemilik tempat itu dahulu. Gerbang Merak (Peacock Gate) di City Palace merupakan salah satu bagian terindah dari tempat ini.

Pemain ular di Gerbang masuk city palace, Jaipur
Pemain ular di Gerbang masuk city palace, Jaipur
Saat ini, keluarga kerajaan tinggal dibagian yang disebut dengan Chandra Mahal (Moon Palace). Bagian tersebut berbatasan langsung dengan bagian halaman. Di dalamnya kita bisa mengunjungi kompleks museum yang berisi galeri seni, kostum keluarga kerajaan, dan peralatan  hingga senjata. Terlihat pula taman yang indah serta beberapa bangunan lainnya di dalam komplek ini.

Gereja di Jaipur
Gereja di Jaipur
Ada pula Mubarak Mahal yang kental dengan arsitektur Islam serta dihiasi dengan ornamen khas Rajhastan dan Eropa. Dibangun di akhir abad ke-19 oleh Maharaja Madho Singh II, bangunan ini kini difungsikan menjadi museum yang menyimpan pakaian kebesaran raja dan berbagai macam kain, pasmina serta koleksi sutera termasuk baju milik Sawai Madho Singh I yang mempunyai panjang hingga 1,2 meter dengan berat mencapai 20 kilogram.

Meriam di benteng Jaipur
Meriam di benteng Jaipur
Bangunan lain yang juga tak boleh dilewatkan adalah Chandra Mahal yang masih ditinggali oleh keluarga kerjaan Jaipur hingga kini sehingga hanya lantai dasarnya yang bisa kita datangi. Ada Pritam Niwas Chowk, lapangan dengan empat gerbang yang konon melambangkan empat musim dan empat dewa-dewi agama Hindu. Lalu ada Diwan-I-Khas yang jadi ruangan pertemuan pribadi raja. Sementara itu ada pula Diwan-I-Aam, ruangan audensi raja dengan masyarakat umum yang begitu indah. Saya sampai tak lepas melekatkan mata dengan keindahan paduan warna emas dan karpet merah di ruangan tersebut. Saya sempat juga mengintip sejenak ke sebuah ruangan yang diperuntukkan bagi ratu. Ruangan ini dinamai Maharani Palace yang kini difungsikan sebagai museum yang memajang koleksi senjata, pistol dan senapan. Di bangunan ini juga tersimpan senjata yang dahulu pernah dihadiahkan oleh Ratu Victoria kepada Maharaja Sawai Ram Singh.

Holi festival di Jaipur
Holi festival di Jaipur
Tempat ini benar-benar luas. Saya sampai dibuat lelah melangkah namun merasa sayang untuk berhenti dan melewatkan saat-saat saya yang berharga di tempat itu. Pengunjungnya sangat ramai. Wajar sih karena mungkin masih dalam suasana libur panjang perayaan Holi.

Istana raja India
Istana raja India
Berkeliling di City Palace yang luas benar-benar membuat lelah. Saya berjalan gontai menuju auto rickshaw yang menunggu saya di luar. Saking terpananya dengan keindahan tempat itu, saya sampai lupa kemana Patel pergi.

Taman Istana raja India
Taman Istana raja India
Sebentar lagi malam menjelang. Baterai kamera sudah tinggal 20% dan sayapun jadi tidak bisa bebas mengambil gambar. Perut mulai menjerit-jerit minta diisi. Yang ada dipikiran saya sore itu Cuma satu: saya lapar dan butuh makan! Titik!

Masjid  Istana raja India
Masjid  Istana raja India
Tips : Mempersiapkan Perjalanan Siang Hari di India
Jangan lupa untuk membawa tabis surya, pelembab bibir, kaca mata hitam, topi atau payung untuk melindungi mata, kulit dan tubuh dari sinar matahari. Jangan lupa membawa tas punggung harian yang menyenangkan yang bisa memuat botol air minum dua liter. Tissue basah atau kain kecil untuk menyeka keringat juga perlu.

36 komentar:

  1. Seru jalan jalannya, tapi Kalo bawa air 2 liter untuk jalan itu sih udah bawa tas ransel gede jadinya. Kalo tas packing harianku cuma muat 300-600ml air dalam tas. Kalo nenteng2 air gak kuat bro,bisa tertinggal.
    Baru tau, ternyata istananya masih ditinggali ya? Kirain kayak di Indonesia semua istana sudah dijadikan museum kecuali kesultanan Jogja yg tidak ya,masih dihuni.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat saya datang, cuaca sangat panas dan air adalah hal penting yang sangat dibutuhkan. suhu 35 derajat dan berjalan dalam waktu 3 jam an dalam suatu tempat bikin haus mulu hehehe. Kebetulan di kesultanan Pontianak istananya juka masih di tinggalin kok. hehehe

      Hapus
  2. salah satu kebudayaaan yang aku suka adalah India, sangat ingin bisa ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti bisa suatu waktu dan pasti ada kesempatannya. yuk ke India :)

      Hapus
  3. Suka banget arsitekturnya gereja di Jaipur.
    Semoga suatu saat bisa ke India juga 😇

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, keren nih jaipur apalagi kalo pas holi. seru banget

      Hapus
  4. pengen sekali bisa jalan² begini.. tapi suasini kantor belum memungkinkan :( nice info bang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba deh cutinya diambil agak panjang biar seru seruan dan bisa menjangkau banyak tempat

      Hapus
  5. wah ada ular kobra yang keluar,
    pengen liat itu.,..

    BalasHapus
    Balasan
    1. awas mas klo denger suara sulingnya bisa ikut nari juga lho heheheh

      Hapus
  6. Kalau keluarga Kerajaan Jaipur apa msh eksis mas? kyk kerajaan Yogya gtu, misalnya? penasaran hehe TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. keluarga sih ada tapi kerajaannya udah ngga eksis lagi sekarang kak. udah selesai

      Hapus
  7. India keren juga ternyata ya.. Yg aku tau tajmahal doang wkwkwkkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain taj Mahal masih banyak mahal mahal ang lain lho dan juga ngga kalah bagus

      Hapus
  8. Ornamen di gerbangnya, baguus! Dan yang namanya istana, dimana-mana sama ya..., sama-sama megah dan indah. Udara di sana panas, Mas? Sampai harus bawa dua liter air minum??

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya panas banget, bibirku aja sampe kering dan pecah pecah, udah minum banyak tetap berdarah

      Hapus
  9. Asyikk bgt bang don, jalan jalan mulu. Jalan jalannya bukan ke Puncak pula, tapi ke India... Kapan ya bisa ke India juga? :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayulah, setelah dari puncak kita langsung terbang ke India. etapi di Puncak banak orang india kan ya?

      Hapus
  10. Spotnya keren2 mas, jadi pengen menjelajahi keunikan India, tapi kapan ya bisanya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo kak. kita berangkat. holi sudah dekat, jangan lupa beli dulu bukuna ya, biar ada panduannya hehehe

      Hapus
  11. Keren banget kak tempatnya. sebagai penggemar india,aku hrs dtg suatu hari ke sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti, yakinlah maka kakak akan sampai kesana dengan senyuman bahagia

      Hapus
  12. Arsitekturnya cantik banget, deh. Suka! Di sana panas banget ya, Om? Tipsnya begitu ehehe.
    Btw, liat foto-fotonya jadi inget serial Uttaran pas adegan Veer mau dibunuh, lalu diselametin sama Ichcha yang akhirnya bikin Ichcha masuk penjara. Itu pas hari holy yang warna-warnaan gitu kan :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehe akunya malah ngga pernah nonton uttaran nih hihihihihi

      Hapus
  13. Foo yang pertama kaya lagi ikutan the colour run ya kaks

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku malah ngga pernah ikutan color ran... ngga pede kak. lari lari pake color

      Hapus
  14. wah keren nih mas bisa ikutan pestival holy yang tabur-taburan pake bubuk yang warna-warni itu kaya di film-film India :D
    City Palacenya megah dan cantik banget ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Yesi, supaya ngga cuman ngerasain color run ajah tapi bisa beneran ngerasain hehehe. Iya rata2 istana di India megah dan cantik

      Hapus
  15. wah... megah ya mas istana kerajaan Jaipur itu. aku selama ini taunya India ya cuma new delhi doang, rupanya ada namanya Jaipur :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, di India banyak kerajaan dan banyak istananya serta bagus bagus hehehe

      Hapus
  16. Bersih yaaa halaman istananyaaa. Gak nyangka jg org niup seruling sama ular itu bneran masih ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bersih dan pemain seruling ular masih aktif menari bersama ular kobranya heheh

      Hapus
  17. Ini yang saya suka daritulisan mas Don....
    Selalu diiringi dengan candaan (walaupun) sbenarnya adalah perasaan yang dirasakan saat itu.

    Suka banget, mas!
    Bikin saya bermimpi menjelajah India suatu hari nanti...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih kak... suatu hari pasti bisa ke sana, jangan lupa untuk beli buku #TheBestOfIndia ya :)

      Hapus
  18. kayanya butuh tenaga ekstra untuk menjelajahi city palace nih... plus baterai ekstra

    BalasHapus

DILARANG MENGAMBIL TULISAN, FOTO ATAU VIDEO TANPA SEIJIN PENULIS :)

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.