JNE “Happiness Connection” Membangun UKM Indonesia

JNE Membuktikan Komitmen Layanan Meraih Penghargaan ‘SME Empowering Brand’, Transportation Logistics. JNE “Happiness Connection” Membangun UKM Indo
Tukang Jalan Jajan mendengar beberapa curhat teman yang punya bisnis UKM kuliner pagi ini, "Susah banget jualan sekarang, pasar sepi banget sementara yang jualan banyak. Ngarepin wisatawan susah. Mau masuk kesini syaratnya banyak bener. Lesuuuu". Apakah ada yang merasakan hal sama?

JNE “Happiness Connection” Membangun UKM Indonesia
JNE “Happiness Connection” Membangun UKM Indonesia



Relate dengan banyak keadaan saat ini, dimana UKM sendiri harus putar otak supaya bisnis dapat berjalan, stok bisa habis dan tak menumpuk digudang serta pegawai yang harus digaji. Apalagi dengan minyak goreng yang susah dicari plus harga yang tidak wajar. Oh ya, lupa... sebentar lagi puasa dan lebaran, artinya perjuangan semakin berat


Pandemi Berefek Total Pada Semua Sektor Bisnis


Sebenarnya tidak hanya sektor bisnis sih, Tukang Jalan Jajan pun merasa dampak yang signifikan. Dulu, paling tidak dalam 1 bulan, ada 1 pekerjaan diluar kota tapi sekarang, sudah hampir 2 tahun ini, semua pekerjaan dilakukan dari rumah, kalau adapun pekerjaan, masih dalam satu provinsi saja.

Pandemi Berefek Total Pada Semua Sektor Bisnis

Seperti yang kita ketahui bersama, sektor UKM merupakan salah satu sektor yang paling terdampak oleh wabah virus Corona (Covid19). Menurut informasi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) (Kompas, 27 Maret 2020), setidaknya ada 949 laporan  pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) yang terdampak virus corona (Wabah covid19).

Usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) menjadi salah satu sektor yang paling terpukul akibat pandemi Covid-19. Banyak bisnis jatuh karena stagnasi ekonomi selama berbulan-bulan. Strategi UKM di masa pandemi sangat penting untuk kelangsungan bisnis. Dalam kondisi saat ini, semua berjuang bersama untuk  bertahan dan beradaptasi dengan kehidupan di masa pandemi.

Pandemi Covid-19 berdampak pada mengubah tatanan kehidupan sosial serta mengurangi aktivitas ekonomi  sebagian besar negara di dunia. Perekonomian Indonesia juga memiliki dampak yang signifikan, dengan banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) mengalami  kemacetan bisnis. Siapa yang setuju dengan masalah ini?


UKM Harus Naik Kelas


Kok Tukang Jalan Jajan jadi fokus menulis masalah ekonomi dan bisnis begini? mau jadi motivator bisnis? Nggaaaaa sama sekali, ini hanya menjawab keresahan beberapa teman UKM yang benar benar terdampak. Mungkin dengan menulis ini, sedikit banyak bisa terbantu menyelesaikan masalahnya.

UKM Harus Naik Kelas
UKM Harus Naik Kelas

Banyak cara untuk terus belajar mengikuti jaman, mau tidak mau, suka tidak suka, UKM harus banyak belajar untuk memperbaiki semua lini manajemen. Banyak cara yang dilakukan untuk mengikuti zaman yang terus maju seperti sekarang, dimana konsumen menuntu lebih dari produsen dan pasar yang semakin luas. Langkah yang mungkin dapat dilakukan UKM untuk cari cari cuan disaat pandemi adalah,

1. Inovasi

Inovasi produk merupakan upaya yang harus dilakukan oleh UKM mulai dari perbaikan, penyempurnaan, hingga pengembangan produk yang telah dihasilkan selama ini. Salah satu strategi yang bisa diterapkan oleh UKM adalah pivot. Pivot sering diterapkan untuk membantu perusahaan pulih atau bertahan ketika model bisnis sebelumnya tidak dapat diterapkan dalam menghadapi situasi sulit, seperti pandemi.

Semisal, produsen anyaman rotan memproduksi tas dengan bentuk dan motif baru. Selalu ada desain unik dan menarik yang disesuaikan dengan pasar.


2. Digital Marketing

Digital marketing perlu dikembangkan oleh UKM melalui platform online seiring dengan perubahan perilaku masyarakat. Digitalisasi akan membantu badan usaha dengan mudah memberikan informasi dan berinteraksi  langsung dengan konsumen, memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

Digital marketing itu penting, tapi UKM juga perlu tahu apa  yang harus dilakukan. Misalnya posting di media sosial tapi foto produknya tidak jelas. Oleh karena itu, para pelaku komersial juga perlu memperhatikan foto produk yang tepat untuk menarik perhatian konsumen.


3. Kolaborasi

Jangan takut untuk bekerja sama dengan UKM lain karena berkolaborasi dengan sesama pelaku usaha, meminimalisir budgeting, menjaga cita rasa produk serta hubungan dengan pelanggan, dan juga bergabung dalam komunitas pelaku usaha seperti yang ia lakukan dengan bergabung di Komunitas Sahabat UKM.

Dukungan serta strategi bagi UKM untuk bergerak meningkatkan penjualan, tentu perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta dalam membantu para pelaku UKM untuk tetap bangkit di tengah masa pandemi.

Selain itu, penting juga berkolaborasi dengan jasa pengiriman untuk membantu pengiriman keseluruh Indonesia. Salah satu yang jadi sahabat UKM yang terpercaya Adalah JNE


JNE “Happiness Connection” Membangun UKM Indonesia


Komitmen JNE sebagai perusahaan kurir dan logistik nasional untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan perekonomian negara ditunjukkan melalui berbagai langkah bisnis yang sejalan dengan tanda tangan “Happiness Connection”, guna menghadirkan peluang seluas-luasnya kepada masyarakat. Salah satunya secara sistematis mendukung kegiatan UKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

JNE  Membuktikan Komitmen Layanan
JNE  Membuktikan Komitmen Layanan

Di saat kondisi bisnis dan ekonomi global memburuk akibat pandemi Covid19, JNE tetap menjaga kapabilitas dan kapabilitasnya. Berbagai program telah dilaksanakan antara lain pelatihan digital marketing melalui webinar JNE Ngajak Online di seluruh Indonesia. Menjalin kerjasama dalam berbagai program dengan UKM lokal dan brand kerajinan ternama untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar sehingga UKM berpeluang mengakses kelas dan JNE juga berkembang di medianya. Ini adalah cara JNE membangun UKM online.

Khususnya UKM, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk mengelola aktivitas padat karya secara logistik  dalam proses bisnis. Di fasilitas ini,  pergudangan, pemenuhan pesanan, pengembangan teknologi, layanan manajemen pengiriman dan  pengiriman semuanya tersedia, menjadikannya solusi lengkap untuk UKM lokal.


JNE  Membuktikan Komitmen Layanan dengan Meraih Penghargaan ‘SME Empowering Brand’, kategori Transportation Logistics.


JNE terus melakukan upaya di semua bidang Perusahaan, dengan komitmen untuk memprioritaskan kualitas layanan pelanggan, juga membuat hasil pada kuartal pertama tahun ini, dengan dianugerahi Briefer penghargaan JNE Award yang bergengsi. Harga - IGICO Advisory and House of Change adalah bagian dari penghargaan "Memberdayakan Merek UKM", kategori Ekspedisi Logistik. Penyerahan penghargaan pada tanggal 11 Maret dan diserahkan langsung oleh Professor Rhenald Khasali, Founder of Change House kepada President dan CEO JNE, Bpk. Feriadi Soeprapto.

BPK M. FERIADI (KIRI) bersama PROF RHENAL KHASALI (KANAN) (1) (1)
BPK M. FERIADI (KIRI) bersama PROF RHENAL KHASALI (KANAN)

"Merek Pemberdaya UKM" adalah  penghargaan yang diberikan kepada perusahaan dari berbagai kategori bagi pemerintah daerah  untuk berkontribusi, mendukung dan memberdayakan usaha kecil dan menengah untuk secara langsung mendukung ekosistem perdagangan kecil dan menengah untuk menghidupkan kembali perekonomian Indonesia.

Bapak Feriadi Soeprapto., President dan CEO JNE, mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang istimewa ini. “Atas nama seluruh staf dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Briefer beserta IGICO Advisory dan House of Change atas penghargaan ‘SME Empowering Brand’,” ujarnya dalam kategori Transportation Logistics.”

FOTO SAAT PEMBERIAN PENGHARGAAN
FOTO SAAT PEMBERIAN PENGHARGAAN

Feriadi juga menyampaikan bahwa JNE didirikan dengan tujuan utama untuk memberikan manfaat bagi banyak orang, baik di dalam maupun di luar perusahaan, sejalan dengan slogan kami “Happiness Connection”. mencapai keunggulan di bidangnya masing-masing dan untuk mengejar komitmen kami untuk terus berinovasi dalam pertumbuhan kami agar berbagai program dan pendekatan JNE dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutup Feriadi.

Warga negara Indonesia yang cinta budaya dan kuliner Indonesia dan sekarang menetap di Pontianak. Berprinsip belajar terus menerus dan berusaha tetap dinamis. Berpikiran bahwa hasil tidak akan menghianati usaha serta percaya bahwa rejeki tidak mungkin tertukar.