Tukang Jalan Jajan

Pontianak Menyambut Pesona Kulminasi Matahari



Pontianak menyambut Pesona Kulminasi Matahari yang akan berlangsung mulai 21 - 23 Maret 2017. Ajang dua kali setahun ini sudah pasti menjadi magnet pariwisata yang luar biasa kota Pontianak. Agenda wisata tahun ini sudah pasti lebih meriah karena banyak sekali acara kesenian dan kuliner yang menarik. Belum lagi kawasan tugu Khatulistiwa yang mulai berbenah diri dan siap menjadi ikon wisata baru bernama Khatulistiwa Park.
Jadwal Kegiatan Pesona Kulminasi Matahari 2017
Jadwal Kegiatan Pesona Kulminasi Matahari 2017
Sebagai warga kota Pontianak, tentu tukang jalan jajan menyambut baik Festival Pesona Kulminasi Matahari ini. Selama tiga hari akan ada satu kali keadaan tanpa bayang di mana matahari tepat berada di garis khatulistiwa dan ada diatas kepala. Bisa di pastikan jika kita berada di kawasan tugu Khatulistiwa maka tubuh tidak akan mempunyai bayangan. Menurut BMKG Supadio, kejadian langka ini akan berlangsung di tanggal 21 Maret, ada di pukul 11.50, tanggal 22 Maret ada di pukul 11.50 sedangkan 23 Maret akan ada di pukul 11.49.

Tahun 2017 ini, Perayaan Pesona Kulminasi Matahari mengambil tema “Pontianak Kota Khatulistiwa Menuju Masyarakat Kreatif yang Berdaya Saing”. Tema ini sengaja di ambil sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Pontianak terhadap pengembangan masyarakat kreatif. Ruang kerja bagi masyarakat kreatif terus dibuka seluas luasnya sehingga kota Pontianak terus berkembang. Harapannya adalah, Kota Pontianak mampu bersaing dengan kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Press Conference Bersama Pemkot dan Pengembang Khatulistiwa Park
Press Conference Bersama Pemkot dan Pengembang Khatulistiwa Park
Pembeda acara kulminasi antara bulan Maret dan September adalah acara seremonialnya. Pelaksanaan perayaan kulminasi di bulan Maret tanpa seremonial dan di isi dengan berbagai kegiatan dari berbagai komunitas kreatif yang ada di Pontianak serta kuliner khas kota Khatulistiwa. Berbagai tarian dari beberapa suku di Pontianak akan dibawakan beberapa sanggar, lagu dan musik daerah, berbagai tarian kontemporer, Tundang, Pantun dan syair. Sulap hingga lomba swafoto akan jadi bagian acara ini.

Harry Ronaldi (Kepala Bidang Ekonomi Kreatif), Sy. Saleh (Kepala.Dinas Kepemudaan, Olahraga & Pariwisata)
Harry Ronaldi (Kepala Bidang Ekonomi Kreatif), Sy. Saleh (Kepala.Dinas Kepemudaan, Olahraga & Pariwisata)
Saya sendiri merasa, dalam pesona kulminasi matahari tahun ini branding kota Pontianak sebagai destinasi pariwisata mulai terasa. Denyut festival budaya yang telah lama hilang mulai digaungkan kembali di ikon wisata, tugu khatulistiwa. Lokasi dulunya kurang mendapat perhatian kini benar-benar dibenahi dan terlihat cantik. Kota Pontianak sebagai satu-satunya kota yang dilewati garis khatulistiwa harus jadi “jualan” pariwisata. Kata satu-satunya merupakan senjata luar biasa apalagi dipadukan dengan komunitas ekonomi kreatif yang digalakkan hampir diseluruh negeri ini. Kolaborasi pemerintah kota dengan banyak komunitas di Pontianak mulai terasa di Festival Pesona Kulminasi Matahari 2017 ini.

Zulkifli (Plt. Kabid Pariwisata) & Widianingsih (Manager PT. Mitra Bangun Kota)
Widianingsih (Manager PT. Mitra Bangun Kota)
Sebagai penikmat pariwisata, tukang jalan jajan juga harus mengangkat topi untuk kerja keras PT Mitra Bangun Kota sebagai pengembang “Khatulistiwa Park” yang sudah memberikan dukungan dan berusaha keras memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengunjung acara ini. Walaupun pembangunan baru bergerak 30% saya bisa merasakan sentuhan keseriusan membangun lokasi wisata Khatulistiwa Park. Sudah banyak teman-teman saya yang datang ke tempat ini dan mulai merasakan aura berbeda yang positif . Tidak hanya sebagai lambang saja, tugu Khatulistiwa mulai jadi tempat wisata yang patut diperhitungkan saat ini.

Jadwal Kapal Bandong Pesona Kulminasi Matahari 2017
Jadwal Kapal Bandong Pesona Kulminasi Matahari 2017
Inovasi transportasi kapal bandong yang di sulap menjadi kapal wisata yang akan menghantar pengunjung untuk datang ke tugu khatulistiwa juga langkah yang briliant. Selain bisa melihat pemandangan tepian sungai tentu bisa dijadikan wisata baru “susur tepian Kapuas” juga mengajarkan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai agar selalu nyaman di lihat. Sungai bukan lagi menjadi tong sampah raksasa tapi difungsikan kembali sebagai prasarana transportasi sekaligus pariwisata. Mimpi besar menjadikan Kapuas sebagai sungai yang bersih, nyaman dan indah akan terwujud dengan keseriusan Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

Ikon Kota Pontianak, Tugu Khatulistiwa masa lampau
Ikon Kota Pontianak, Tugu Khatulistiwa masa lampau
Fenomena alam “Detik-Detik Tanpa Bayangan” melalui Festival Pesona Kulminasi tahun 2017 ini akan berbeda dengan keterlibatan banyak pihak, salah satunya pelaku ekonomi kreatif. Semoga momentum ini jadi kolaborasi yang baik untuk kebangkitan pariwisata Kota Pontianak. Selamat menikmati Pesona Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiw Pontianak, 21-23 Maret 2017. Satu pesan saya, ANDA HARUS DATANG!


12 komentar:

  1. Kulminasi berkaitan dengan gerak semu matahari melintasi garis Equator, berpanas-panasan tapi kita akan melihat diri kita sendiri tanpa bayangan. Semoga nanti berkesempatan hadir untuk mengeluarkan jurus tanpa bayangan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ditunggu lho jurus tanpa bayangannya. biar makin hits dan kekinian :)

      Hapus
  2. mudah-mudahan ada waktu buat ngikutin kegaitan tersebut...

    BalasHapus
  3. Pasti acara akan berlangsung meriah dan ramai pengunjung, 👍🏻

    BalasHapus
  4. Nunggu liputannya Mas Dodon aja, semoga suatu saat bisa melihatnya langsung. :)

    BalasHapus
  5. keren kan bang ?
    bangge jadi warga pontianak ni.

    kebetulan sy tinggal dekat tugu nih. di Siantan. makin bangge lah. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti saye mampir ke rumah ye, siapkan yang enak enak. minimal lidah buayelah ye

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.