29 Agustus 2016

Melanglang di Penang, Asia Rasa Eropa


Sekarang mari menuju barat laut Semenanjung Malaysia. Dari Kuala Lumpur saya melangkah ke Penang. Kota yang menyimpan banyak cerita tentang Inggris dan George Town dinobatkan sebagai kota warisan dunia oleh UNESCO di tahun 2008. Terletak di sebuah pulau dengan nama Pulau Pinang dengan ibu kotanya bernama George Town. Banyak bangunan dan landmark peninggalan Inggris.

sore di Penang, Asia Rasa Eropa
Sore di Jetty
Dikelilingi Pantai dan tentu saja menurut saya Kulinernya lah yang menjadi juara dunia. Melalui jalur darat bisa memakan waktu 5 Jam menggunakan Bus atau kurang lebih 1 jam menggunakan pesawat terbang. Goerge Town bisa dicapai kurang lebih 45 menit jika tidak macet dari Bayan Lepas Airport. 


Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Saran saya untuk mengambil semua peta dan petunjuk yang anda butuhkan di bandara karena semua diberikan secara gratis dan selalu meluangkan waktu 1-2 jam sebelum keberangkatan pesawat saat menuju bandara karena Penang adalah kota yang selalu macet terutama di jam berangkat, istirahat dan pulang kantor. Sementara untuk Jumat, sabtu, minggu macet akan sangat parah karena kebiasaan masyarakatnya untuk makan diluar.

Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Untuk menikmati Penang dengan mudah lebih baik membeli tiket Hop on Hop off. Tiket bisa dibeli saat naik kedalam dan berlaku selama 24 jam. Kita bisa naik dimana saja dengan melihat logo di halte bus. Bus model double dekker ini terbuka di bagian depan dan mengelilingi semua lokasi wisata beserta dengan pramu wisata yang memberikan berbagai informasi melalui pengeras suara. Kita juga bisa mengambil peta gratis di dalam bus. Ada dua rute yang dilewati bus ini. Jika ingin berganti jalur berhenti saja di Gurne Plasa atau Chowrasta. Masih ada bus kota bernama Rapid Penang atau naik Bus gratis di pusat George Town bertuliskan CAT.

Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Keadaan jalan di Penang
Jika merasa bingung dengan Penang, jadikanlah KOMTAR (Komplek Tun Abdul Razak) sebagai acuan, pusat perbelanjaan sekaligus stasiun bus tujuan kemana saja di Penang ini bersebelahan dengan banyak hotel dan mall besar. George Town tidak terlalu besar, kita bisa saja berjalan kaki atau menaiki bus gratis bertuliskan CAT. Mari mulai mengunjungi taman Esplanade yang sangat luas, banyak gedung pemerintahan peninggalan Inggris disekitarnya, misalnya St George’s Church, City Hall dan Gedung Pejabat Perlesenan. 


Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Pagi di klan Jetty
Di sebelah timur Esplanade ada Taman Kota Lama dan di sebelah timurnya Taman Kota Lama terdapat Fort Cornwallis (Kota Cornwallis). Kota ini dikelilingi oleh benteng dan bentuknya seperti bintang dengan 4 sudut. Kota ini dibangun pada tahun 1786 oleh Francis Light dan pasukannya dalam rangka untuk mengambil alih Pulau Pinang. Jika lapar atau haus terdapat banyak Foodtruck dan tenda yang menyediakan banyak sekali jajanan enak. Banyak pula foodcourt disekitar tempat ini. Disisi utara terdapat pantai yang menyediakan bangku untuk bersantai sembari melihat lautan luas.

Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Lanjutkankan berjalan memasuki beberapa jalan yang dipenuhi dengan ruko (rumah toko) bergaya Tiongkok Selatan seperti lebuh (jalan) Chulia yang menyediakan banyak sekali hostel dan penyewaan sepeda untuk berkeliling. Rasanya sayang sekali jika melewatkan berfoto bersama berbagai macam street art disini. Barang asli dan gambar ditembok digabungkan menjadi seni 3D yang bermacam ragam. Jika bingung untuk mencari street art di beberapa jalan sempit disini cari saja peta street art gratis yang disimpan diberbagai sudut kota ini. Kelilingi saja lokasi ini dan temukan banyak rahasia tersembunyi, ada banyak benda seni unik, pertunjukan jalanan, cafe bergaya kolonial, warung kopi bergaya tiongkok dan tentu saja foodcourt disetiap sudut

Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Jangan lupa untuk mencoba berbagai makanan lezat disini seperti Ais Batu Campur yang mirip dengan es campur dengan taburan kacang goreng, Ais tingkap yang terdiri dari sirup coco pandan dengan isian kelapa dan selasih, Rujak Pasembur yang berisi gorengan dan disiram dengan saus gula merah dan kacang, Chendul yang disebut cendol dalam bahasa Indonesia dan pancake berbagai macam taburan yang mirip martabak manis versi mini. Jangan sampai melewatkan char kway teow yang mirip dengan kwetiaw goreng Pontianak dan Popiah yang sekilas terasa sama dengan lumpia basah Bogor. Bermacam ragam makanan yang merupakan perpaduan dari makanan Melayu, Tiongkok dan India serta pernanakan tersedia hampir 24 jam disetiap sudut kota. Penang sendiri pernah dinobatkan sebagai kota surga makanan jalanan versi Lonely Planet. Saat di Penang saya selalu berusaha mengosongkan perut karena terlalu banyak makanan enak yang sayang untuk dilewatkan.

Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Ingin mencoba bermain ke pantai? Coba saja ikut saya menuju ke Batu Feringgi, disini banyak pantai yang menyediakan berbagai macam petualangan dan permaianan air. Tinggal pilih, mau yang kelas atas atau murah meriah. Jika ingin menikmati hutan di punggung bukit lengkap dengan cafe dan pertunjukan musik, cobalah masuk kedalam Tropical Spicy Garden yang unik segar dan hijau. Selain hiking dan trekking, kita juga bisa bermain flying fox atau duduk santai menikmati matahari terbit yang muncul dari balik laut. Dari sini jika ingin mengeksplorasi lokasi alam juga bisa menghabiskan waktu di Balik Pulau yang terdapat dam air raksasa untuk memenuhi kebutuhan air dan pembangkit listrik di Penang.

Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Mural di Penang, Asia Rasa Eropa
Mengunjungi Kuala Lumpur dan Penang membuat kita harus ekstra mempersiapkan kamera, batere cadangan dan memory tambahan berkapasitas besar untuk mengabadikan setiap momen. Saya masih mengajak anda untuk melihat bagian lain dari Malaysia. Setelah dari Semenanjung mari mengikuti perjalanan saya menuju negara bagian lain yaitu Sarawak. Mari ikuti perjalanan saya menuju dataran tinggi Bario untuk menjauh sementara dari hirup pikuk kota dan kembali menyatu dengan alam.









Read More

25 Agustus 2016

Suka Duka Travel Endorser ala Tukang Jalan Jajan


Senang sekali saya bisa mendapat kesempatan muncul di dua edisi Grazia. Yang pertama sebagai travel endorse dan yang kedua sebagai kontributor catatan perjalanan. Terimakasih pak Rosihan dan teman-teman Grazia yang mau menampung tukang jalan jajan di edisi Juli dan Agustus 2016. Salam hormat penuh cinta dari saya.
Langit jingga ala travel endorser Tukang Jalan Jajan
Langit jingga ala travel endorser Tukang Jalan Jajan
"Backpacker dan melihat dunia serta berkenalan dengan budaya baru adalah kesenangan tersendiri. Passion saya di dunia kuliner membuat saya menikmati setiap kecapan rasa dilidah, Apapun saya makan. Berjalan kaki lebh dari 20 kilometer setiap hari hingga di rampas semua harta benda sudah saya alami. Satu minggu tanpa uang sepeserpun pernah dilewati untuk bertahan hidup di negara lain. Backpacker dan Kuliner seperti Yin Yang bagi saya."

travel undorser
Mari berlayar
Berikut 6 pertanyaan yang diajukan kepada tukang jalan jajan terkait dengan travel endorser

travel writer
Rumah panjang di sudut hutan
1. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan istilah endorser travel? Tepatkah istilah tersebut;
Menurut saya, endorser travel adalah pelancong yang sebagian atau seluruh perjalanannya mendapat sponsor/dukungan dari pihak pihak tertentu berupa fasilitas selama perjalanan. Istilah itu memang belum baku dalam kamus tapi banyak pelancong yang mendapat predikat ini baik yang paten maupun temporer.
Apakah ini sudah tepat? Tergantung dari sudut mana memandangnya.

berlayar dan menikmati alam yang indah travel endorser
berlayar dan menikmati alam yang indah
2. Apakah blogger atau travel writer bisa menjadi endorser untuk berbagai aspek travel?
Tentu saja bisa. Menurut kamus yang saya baca endorsement adalah mendukung atau memberi saran. Pengalaman travel writer tentu bisa menjadi panduan yang berharga bagi pembaca. Tentu saran dan masukan blogger juga berguna bagi pemberi dukungan demi kemajuan perusahaan/usaha miliknya

travel endorser tukang japan japan
Minum demi penghormatan
3. Benarkah saat ini endorser/blogger/travel writer menjadi semacam dream job?
Bagi sebagian orang mungkin iya. Siapa yang tidak suka perjalanannya di dukung penuh oleh suatu perusahaan atau banyak perusahaan. Tinggal melancong dan bawa diri saja.
Tapi bagi saya traveling dengan dukungan sama dengan bekerja. Ada misi perusahaan yang harus kita pegang teguh. Beberapa item dan materi iklan tidak boleh terlewatkan. Ada ikatan kerja yang di balut dengan "kebahagiaan semu".
Bukan bearti perjalanan tidak bisa dinikmati, ini kembali lagi bagaimana travel blogger bisa mengambil celah untuk mencari kegembiraan sesuai hati nurani tanpa terikat perusahaan pendukung.

Keindahan alam yang tiada tara ala travel endorser
Keindahan alam yang tiada tara
4. Apa saja yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin menjadikan travelling (menulis/endors) sebagai pekerjaan.
  • Seberapa sering melancong
Makin sering melancong maka semakin banyak tempat yang didatangi maka makin banyak pengalaman, foto dan tulisannyang dihasilkan. Travel writer yang aktif tentu disukai.
  • Seberapa menarik tulisan dan foto
Tentu ini akan berhubungan dengan kualitas travel writer dan kualitas pengunjung blog dan website. Seberapa besar pengaruh tulisan dan gambar terhadap pembaca tentu saja jadi poin plus. Untuk mencoba tahu kualitas foto dan tulisan yang di buat, cobalah mengirimkan materi tulisan ke koran, majalah atau penerbit buku.
  • Seberapa aktif dan banyak pengikut di Media sosial
Karena jaman sudah modern. Keaktifan berbagi informasi jadi ukuran penilaian. Jumlah pengikut di twitter dan instagram bisa jadi aspek penilaian yang mudah dilakukan karena sudah jelas angkanya. Semakin berkualitas bahan yang dibagikan, makin banyak yang suka dan makin banyak yang menjadi pengikut.

Dermaga kampung dan aktifitas penduduk
Dermaga kampung dan aktifitas penduduk
5. Apakah seorang endorser hanya memuji saja? Atau juga menyampaikan kritik?
Kembali ke masing-masing endorser. Saya memiliki pembaca yang aktif dan punya kesamaan hobi. Biasanya mereka akan lebih kritis jika di terdapat statment yang terlalu di buat buat dan tidak masuk akal.
Saya tetap akan menulis keuntungan dan hal menarik dari apa yang saya rasakan dari produk/jasa yang disediakan dengan jujur. Jika ada kekurangan tentunya tetap di tulis namun dengan bahasa yang lebih datar dan santun. Saya pikir tak ada sesuatu yang sempurna di muka bumi ini. Jika memang kekurangannya sangat mengganggu dan membahayakan akan disampaikan langsung kepada perusahaan

Menikmati kampung dan ritme hidupnya ala Tukang Jalan Jajan
Menikmati kampung dan ritme hidupnya ala Tukang Jalan Jajan
6. Apakah dalam kegiatan selama ini, Mas pernah mengendorse sesuatu dalam kaitan dengan travelling. Mohon diberi contoh? Bagaimana dengan feenya?
Beberapa merk ponsel terkenal pernah mendukung beberapa perjalanan saya untuk pengambilan gambar selama perjalanan
Beberapa Tourism Board (Kementerian Pariwisata) Event Organiser Konser musik dan perayaan kebudayaan (Malaysia, Singapura, Thailand, Amerika, Latvia, Laos, Philiphina) pernah beberapa kali mengundang saya untuk melakukan peliputan tapi entah mengapa saya belum pernah mendapat undangan liputan dari dalam negeri. Semoga suatu saat nanti.
Minuman selamat datang, Tuak
Minuman selamat datang, Tuak
Untuk masalah pembayaran biasanya tergantung kesepakatan. Ada yang menyediakan fasilitas lengkap mulai dari transportasi, akomodasi, tiket masuk tempat wisata dan uang saku ada pula yang hanya memberikan dukungan sebagian. Ada pula yang memberikan produknya untuk dipakai selama perjalanan di tambah uang sesuai kesepakatan ada pula salah satunya saja.

Keindahan alam yang tidak bisa di pungkiri travel endorser
Semakin berkualitas semakin tinggi posisi tawar seorang travel writer
Read More

21 Agustus 2016

Backpacking With Momsky

Agustus, bulan yang menyenangkan untuk kami berdua, saya dan mommy. Tanggal 21 dan 24 adalah ulang tahun kami berdua. Kami berdua punya hobi yang sama, backpacker. Sayang ayah saya sudah ke surga. Jika tidak kami bertiga lahir semuanya di bulan Agustus. Ayah saya tanggal 12 Agustus. Hobinya icip-icip makanan enak. Saya copycat mereka berdua. Hobi jalan dan hobi makan.

Me, my sister and momsky
Saya dan momsky (mommy) merencanakan untuk backpacker berbarengan. Ceritanya saya bakal traveling with mom. Pernah juga kami berdua pergi berlibur namun benar-benaran bersantai. Baru tahun 2016 ini berencana untuk backpacker. Tidak tanggung tanggung, 6 negara akan kami lalui bersama dengan backpack on budget atau istilah lainnya melancong dengan tas punggung dengan biaya murah meriah. 

Budget yang digunakan juga sangat minim. Seluruh tiket pesawat di tambah dengan biaya menginap selama 3 minggu hanya 11 juta saja. Untuk dua orang. Sementara untuk makan kami mencoba berhemat. Tapi mari lihat saja, berapa biaya akhir yang dihabiskan. 

Perjalanan dari Singapura, Malaysia, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam akan coba kami berdua jelajahi. Tidak ada jadwal khusus ingin mengunjungi apa dan melihat apa. Karea bersama momsky saya harus menyesuaikan keadaan fisik beliau. 

Saya juga berencana untuk merekam semua perjalanan ini lewat foto, video dan pastinya tulisan. Berharap menjadi sebuah buku yang menceritaan perjalanan ini. Berharap nanti ada editor dan penerbit yang mau membaca dan mencetaknya.

Diperjalanan ini juga saya akan mencoba sering mengupdate perjalanan ini di jejaring sosial instagram dan twitter @dodon_jerry dan pasti di unggah facebook juga. Semoga saya bisa mendapat jaringan internet yang bagus.

Saya menggunakan beberapa alat elektronik selama melakukan perjalanan. Demi memudahkan perjalanan saya menggunakan smartphone Asus Zenfone Selfie dan untuk memudahkan saya mencatat semua catatan perjalanan, saya ditemani oleh komputer Jinjing Asus X455L. 3 minggu ini saya akan ditemani kedua alat ini. 

Kira-kira apa ya hastag # yang cocok untuk menceritakan perjalanan ini? #travelwithmom #backpakeranwithmom #jalanjajanwithmomsky ? Ah sayanterlalu bingung. Jika ada yang bisa memberikan masukan, bisa memberikan di kolom komentar atau menyebutkan di twitter atau instagram.

Saya mohon doa dan semangat dari teman jalan jajan yang telah berkunjung ke blog tukang jalan jajan. Terima kasih juga buat semua pihak yang telah mendukung perjalanan saya kali ini. 

Bahagia itu sederhana. Saat bisa membahagiakan orang tua di hari spesial mereka. Saya dan momsky akan menyelesaikan misi 3 minggu ini sebelum menjejak ke tanah Eropa. Salam jalan jalan jajan
Read More

19 Agustus 2016

Sop Ayam Pak Min Merambah Pontianak


Tidak hanya waralaba makanan cepat saji saja yang bisa melebarkan sayap, Sup Ayam Pak Min Merambah Pontianak. Gerainya ada dibeberapa tempat di Indonesia. Jauh-jauh dari Klaten hingga menyebar ke beberapa titik di Indonesia. Ada yang meributkan juga masalah penyebutan Sop atau sup? Tapi saya yakin, teman jalan jajan tahu kan bentuknya seperti apa? Sehingga tidak repot menyatukan persepsi.
 
Sop Ayam Pak Min paket Nasi, Sop dan Es teh
Sop Ayam Pak Min paket Nasi, Sop dan Es teh
Tergantung penyebutan saja. Kalau sop biasanya adalah daging atau tulang atau bagian lainnya yang dimasak dengan kuah bening dan biasanya ditambahkan sayuran serta taburan bawang goreng dan daun seledri sedangkan sup biasanya ada yang menyebutnya juga dengan krim sup yang teksturnya lebih kental. Mari kita berfokus pada Sop Ayam Pak Min yang sudah merambah Pontianak. Kebetulan kemarin saya berkesempatan icip-icip ke sini. Namanya waralaba pastilah saya punya ekspektasi. Rasanya harus mirip dan sama dengan Pak Min yang ada di Jogja.

Tempat parkirnya lumayan luas karena bersebelahan dengan tempat pencucian mobil. Soto Pak Min dengan warna hijau yang mencolok membuatnya gampang ditemui bertempat di BLKI no 6 Sop Ayam Pak Min sudah mencapai dan berhasil merambah Pontianak. Sop ayam dengan kuah yang bening dan tanpa ada campuran apa-apa.

Dada ayam bertabur seledri dan bawang goreng Sop Ayam Pak Min
Dada ayam bertabur seledri dan bawang goreng Sop Ayam Pak Min
Konsep sop minus sayuran hanya ada kuah kaldu yang di beri taburan daun seledri dan di tambah bawang goreng membuat aroma harumnya semakin terasa. Dari kaldunya saya bisa merasakan jahe, bawah putih dan lada sedangkan pilihan isiannya bermacam-macam seluruh bagian ayam dan jeroannya bisa di pilih untuk dinikmati. Harga perporsinya berkisar dari 12K hingga 20K sudah bersama dengan semangkuk nasi dengan taburan bawang goreng

Nasi dan Sayap Ayam di Sop Ayam Pak Min
Nasi dan Sayap Ayam di Sop Ayam Pak Min
Ayam yang digunakan kemungkinan ayam babon atau ayam petelur sehingga dagingnya tetap mempunyai serat dan rendah lemak. Di rebus dengan jangka waktu lama pun tidak akan hancur berderai. Bagi yang kangen dengan sop atau sup ayam Pak Min yang ada di Jogja maka di Pontianak pun sudah bisa menemukannya. Sop Ayam Pak Min Merambah Pontianak, lumayan untuk mengobati rasa kangen. Jika dinikmati saat cuaca hujan pasti mampu membuat tubuh terasa hangat apalagi untuk yang baru saja sembuh dari sakit dan belum bernafsu untuk makan.

Trio Gorengan , tahu, tempe dan perkedel di Sop Ayam Pak Min Pontianak
Trio Gorengan , tahu, tempe dan perkedel di Sop Ayam Pak Min Pontianak
Nasi putih bertabur bawang goreng Sup Ayam Pak Min
Nasi putih bertabur bawang goreng Sup Ayam Pak Min
Ada es teh yang bisa dinikmati sebagai pelengkap termasuk cemilan pendamping seperti tempe, tahu dan perkedel goreng seharga 1K atau sate telur puyuh dan sate hati yang juga tersedia di meja meja. Tinggal di ambil sesuai selera saja. Tapi menurut saya, perkedel yang disajikan di atas meja rasanya tidak cocok untuk dihancurkan kedalam kuah seperti memakan soto. Tapi tempe goreng berbalut tepung yang krispi boleh jadi teman terbaik. Cage cair juga disajikan di atas meja bagi penggemar pedas, namun seperti cabe jawa kebanyakan, benar-benar hanya ada cabe yang di tumbuk kasar lalu di rebus tanpa ada tambahan bumbu.

Suasana "hijau" di dalam warung Sop Pak Min Pontianak
Suasana "hijau" di dalam warung Sop Pak Min Pontianak
Sop ayam Pak Min yang ada di Pontianak lumayan bisa mengobati kangen dan bisa dinikmati, jika membawa keluarga. Konsepnya masih mempertahankan model aslinya dengan warna hijau dan seragam yang kompak. Parkir luas walaupun keadaan di dalam cukup panas jika siang hari karena hanya mengandalkan kipas angin. Area merokok tidak dipisahkan di sini. Ingin mencoba 7.5 dari 10 untuk Sop Ayam Pak Min di Pontianak. Selamat makan dan salam yumces!



Read More

18 Agustus 2016

2016 Tahun Kesuksesan Rainforest World Music Festival


Sebagai seorang blogger dan jurnalis saya merasa bangga bisa hadir di acara Rainforest World Music Festival ke 19. Dalam 5 tahun terakhir saya menonton festival ini. Seperti biasa ada workshop dan pertunjukan musik yang akan mengisi keseruan selama 3 hari. Tanggal 5-7 Agustus di pilih sebagai waktu yang tepat untuk memanjakan seluruh pecinta musik yang akan datang dari seluruh belahan dunia untuk menyaksikan bagaimana kemegahan panggung musik di tengah hutan hujan tropis yang di apit oleh gunung santubong dan pantai laut China Selatan.

Naygayiw Gigi Dance Troupe
Naygayiw Gigi Dance Troupe 
Tahun ini ada 26 penampil yang datang dari berbagai belahan dunia. Mereka membawa budaya, instrumen musik dan tarian serta uniknya nyanyian untuk ditampilkan kepada seluruh penonton yang hadir di sini. Ada 45 workshop yang di persembahkan di tujuh tempat dalam Sarawak Cultural Village. Ada pengenalan budaya, permainan instrumen tradisional sampai tarian yang mengakar pada tradisi dari seluruh dunia dijadikan satu wadah dalam RWMF2016. Selain itu ada 3 panggung yang menghadirkan total 30 pertunjukan. Panggung teater untuk musik-musik akustik sedangkan Jungle stage dan Tree stage untuk grup musik besar dengan gelegar suara dan tata cahaya yang membuat berdecak kagum.

RWMF2016 selesai presscon
RWMF2016 selesai presscon
Selama 3 hari mengikuti, tahun ini boleh di bilang sangat ramai. Perkiraan lebih dari 20.000 ribu orang hadir selama 3 hari perayaan musik dunia ini. Di dominasi oleh penikmat musik dari luar Malaysia, bahkan teman saya dari Jogja dan Makasar jauh-jauh datang ke Kuching untuk menikmati musik. Tidak hanya penonton berkantung tebal, Traveler dan backpacker cekak pun datang berbondong-bondong untuk datang terlihat dari kebanyakan mereka tinggal di dalam tenda yang didirikan di dekat pantai.

Full house RWMF2016 hari ke dua
Full house RWMF2016 hari ke dua
Full house RWMF2016 hari ke dua
Hari ke dua boleh di bilang sebagai puncaknya. Di pintu masuk terlihat antrian masuk yang cukup panjang. Di lapangan juga dipadati penonton dari depan hingga belakang bahkan undak-undakan untuk duduk pun penuh terisi, padahal hari ke 2 dibumbui dengan hujan sekitar 3 jam. Walaupun lapangan becek tetapi festival goers tidak beranjak dari lokasi dan bahkan semakin senang menari sembari bermain lumpur.

Auli RWMF 2016
Auli
Tahun ini hampir semua benua memiliki perwakilan. Dari Sarawak, Alena Murang dan legenda hidup Mathew Ngau akan tampil, serta pemain lainnya seperti Gendang Melayu Sri Buana, Thunder Beats dari Nanyang Wushu Drums serta rombongan dari host festival itu sendiri, Sarawak Cultural Village. Pemain Malaysia lainnya termasuk 1Drum.org dan Akademi Seni Unik dari Malaysia Barat, serta Band Gadis LKNS dari Sabah.

Auli RWMF 2016
Auli
Mewakili Asia Tenggara dan daerah sekitarnya ada Naygayiw Gigi Dance Troupe dari Australia, Dya Singh dari Malaysia / Australia, Dol Arastra Bengkulu dari Indonesia dan Lan Dieu Viet dari Vietnam. Dari Asia Tengah dan Barat, akan tampil Shanren dari China dan sebuah band yang multinegara, band Violons Barbares, anggotanya berasal dari Mongolia, Bulgaria dan Prancis, serta Broukar dari Suriah.

band Violons Barbares RWMF 2016
band Violons Barbares
Afrika akan diwakili oleh penampilan dari Pat Thomas & Kwashibu Lokasi Band dari Ghana, Derek Gripper dari Afrika Selatan dan Kolektif Krar dari Ethiopia. Dari Eropa, akan ada Stelios Petrakis Kreta Quartet dari Yunani, Téada dari Irlandia, Auli dari Latvia dan Vassvik dari Norwegia.

Dol Arastra Bengkulu RWMF 2016
Dol Arastra Bengkulu
Band-band seperti Chouk Bwa Libète dari Haiti dan Vocal Sampling dari Kuba akan mewakili Amerika Latin, dengan performa duo Nukariik yang berasal dari Kanada.

FInale RWMF 2016
FInale RWMF 2016
Saya merasa setiap pemusik mampu memberikan rasa “khusus” dalam setiap penampilannya. Ada ciri khas yang tidak mungkin tertukar. Masing-masing punya cara bagaimana membuat seluruh penonton puas. Walaupun berasal dari berbagai suku dengan bahasa yang tidak dipahami tapi mereka mampu berbicara dengan bahasa musik yang universal. Semua menyambut dengan bahagia. Caranya dengan ikut bertepuk, meloncat. Menari sampai menyanyi menggunakan bahasa yang mungkin tidak pernah mereka ketahui sebelumnya.

Terima kasih ASUS Indonesia yang sudah support
Terima kasih ASUS Indonesia yang sudah support
Rainforest World Music Festival 2016 memang memberikan kesan berbeda bagi saya dan penonton yang datang. 2016 Tahun Kesuksesan Rainforest World Music Festival. Saya bisa melihat wajah puas mereka setelah acara selesai. Semuanya keluar dengan wajah berbinar. Mungkin saja mereka lelah tapi semuanya telah terbayar dengan keseruan selama tiga hari ini. Sebagai traveler saya juga tidak sabar kejutan apa yang akan ditampilkan di dalam perayaan dua dekadenya tahun depan.

Read More