Tukang Jalan Jajan

Makan Siang di Restoran Rashtal di Jaipur India



Setelah mengeluh lapar terus menerus, pengemudi rickshaw mengajak kami untuk menuju restoran di dekat hotel karena makanan di sana enak dan cukup terkenal di kalangan turis, namanya Rashtal di Jaipur, India. Tapi sembari menunggu sampai saya akan memberikan sedikit informasi tentang teman Baru saya. Kenapa sampai harus saya tulis di sini? Karena ada beberapa hal yang cukup unik.

Bertumpuk menjadi satu di dalam Ricksaw
Bertumpuk menjadi satu di dalam Ricksaw
Nama teman baru saya adalah Patel, lengkapnya adalah Mayank Patel. umurnya baru 22 tahun, ialah yang akan menjadi teman seperjalanan saya dari Jaipur hingga di Agra. Berasal dari salah satu kota di Gujarat yang berada di sebelah barat India. 


Yang mana kah Patel?
Yang mana kah Patel?
Menurut Patel kota ini punya kebudayaan yang berbeda dari kota-kota yang sedang kami kunjungi. Jika datang pada bulan September atau Oktober akan ada festival Navratri dimana orang-orang akan menari sepanjang malam selama 9 hari. Jadi sebagian besar orang Gujarat pasti jago menari. Wow! Menarik!  Patel sendiri tinggal di dekat perbatasan India dan Pakistan

Di depan Restoran Rashtal
Di depan Restoran Rashtal
Asal tahu saja, ia sendiri baru pertama kali menginjakkan kaki ke Jaipur dan Agra. Menarik sekali! Orang India belum pernah ke Kota seterkenal Jaipur padahal India tidak perpisah oleh lautan seperti Indonesia. Tapi jangan salah, justru Patel sudah pernah berada di Indonesia selama satu setengah bulan dan sudah mengelilingi pulau Jawa dan Bali saat pertukaran pelajar dari sebuah lembaga. Mau tahu makanan favoritnya? Tempe dan tahu goreng yang di cocol dengan sambal botolan.

Kami siap makan di Rashtal
Kami siap makan di Rashtal
Yes! Selesai dulu ceritanya. Rickshaw sudah sampai ke restoran yang dimaksud pengemudi. Ternyata letaknya tidak jauh dari hotel tempat saya menginap. Berada  di sebelah gerbang terminal bus. Nama restorannya Rashtal. Saya sendiri tidak bisa membaca tulisan yang tertera di papan nama karena hurufnya Hindi. 


Rashtal berumur 50 tahun
Rashtal berumur 50 tahun
Menurut teman saya restoran Rashtal sudah ada sejak tahun 1951. Saya sangat penasaran ingin menikmati makanan apa saja yang ada. Begitu masuk kedalam, saya langsung disuguhi seteko penuh air putih bersama dengan 2 gelas kosong. Semua peralatan makan di tempat ini terbuat dari stainless steel. Saya kesulitan membaca menu yang tertulis dalam bahasa Hindi sampai akhirnya sang pemilik menawarkan saya buku menu dalam tulisan latin. Hati ini langsung lega. Semua makanan di sini vegetarian. 


Menu di Rashtal,
Menu di Rashtal,
Menu di Rashtal,
Menu di Rashtal,
Bahan utamanya tepung gandum, susu, butter, keju, saturan dan tentu saja, rata-rata di masak dengan bumbu kari. Saya membiarkan Patel untuk memilih makanan apa yang akan di makan siang ini. Sembari menunggu, daya batere smartphone dan kamera saya isi terlebih dahulu.
Menu di Rashtal, Nasi Goreng
Menu di Rashtal, Nasi Goreng
Ayo tebak? ini minuman apa?
Menunggu sekitar lima belas menit, pesanan kami akhirnya datang. Hanya butuh sepuluh menit untuk menghabiskannya. Sepertinya lapar membuat kami fokus untuk makan tanpa bersuara. Hanya ada sendawa yang diakhiri tegukan segelas lassi. 


Menu di Rashtal, Lassi
Menu di Rashtal, Lassi
Setelah itu barulah kami bisa tertawa bahagia. Canda tawa setelah perut kenyang jauh lebih membahagiakan. Sepuluh menit memberi jeda hingga semua makanan bersemayam dengan baik di saluran pencernaan, kami meminta bill kepada pelayan restoran. Sembari membayar 220 Rupee untuk makan siang kami masing-masing, pelayan restoran menyajikan kami Mukhwas sebagai penutup makan siang.

Inilah dia Patel, Mayank Patel lengkapnya
Inilah dia Patel, Mayank Patel lengkapnya
Usai makan siang dan mengisi daya smartphone dan kamera perjalanan segera dilanjutkan. Berikutnya adalah benteng pelindung Jaipur yang berada sekitar  sebelas kilometer dari pusat kota Jaipur. Auto ricksaw yang kami tumpangi mulai meraung keras dan berusaha menanjak di jalan beraspal yang berkilat panas. Matahari Jaipur siang itu sungguh menyengat.

Kami kenyang dan hatipun senang
Kami kenyang dan hatipun senang
Dari jauh Amber Fort sudah mulai terlihat. Benteng panjang mengelilingi bukit mirip seperti tembok cina di Tiongkok. Komplek benteng yang super luas berada diatas bukit dan dikelilingi tanah tandus dengan pohon-pohon yang tampak mengering. Saya serasa sedang berada di tengah gurun padahal sedang ada di India.


32 komentar:

  1. Kayaknya enak-enak menunya.
    Bikin ngiler.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih mas, sudah terbukti bisa berdiri selama 50 tahun nih

      Hapus
  2. Makanan halal di india gampang di cari atau susah di cari sih kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gampang banget, soalnya banyak yang vegetarian. aku malah suka disana secara penggemar keju dan susu hehehehe

      Hapus
  3. Wah ternyata ada Nasi Goreng jg di India ^^ 220 rupee itu mahal atau murah Mas Don utk makan siang di India?

    BalasHapus
    Balasan
    1. i rope waktu berangkat sekitar 400 rupiah tapi itu porsinya bisa untuk 3 orang. banyak banget soalnya

      Hapus
  4. Patel masih seumuran sama aku, hidungnya gak nahan. Eh. Hahaha.
    Itu kalo dirupiahin kisarannya berapa, ya, harganya? Nasinya beda ya sama Indonesia, kayak lebih panjang dan perak gitu muehehe. Baca ginian pas jam makan siang, wassalam. Hm...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Weh.... mau kenalan ama Patel yak? ntar aku kenalin hehehe. Nasi di india panjang panjang namanya basmati. nasi gorengnya lebih asin dan gurih. selamat makan

      Hapus
  5. Lihat makanannya jadi tambah lapeer...
    Warna nasi gorengnya hampir sama dengan nasi goreng di Indonesia ya..hanya keliatan nasinya lebih panjang-panjang. Betul, kan?
    Kalau lassi itu, terbuat dari apa, Mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nasinya namanya Basmati namanya. lebih panjang dan lebih keras. Lassi itu yoghurt yang di tambah gula namun dibuat manual prosesnya. bisa juga ditambahkan puree buah buahan

      Hapus
  6. mayank patel ini sodaranya anisa patel bukan?! eh ada kan ya artis india namanya anisa patel *mencobamengingatingat

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, ngga sampe nanya kesana juga, tapi dia jago nari lho. keren juga tuh hehehehe

      Hapus
  7. Kalau di sana jangan pesen susu. Pesen milk aja, Mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak... klo pesen emang milk, klo susu dia ngga tahu hihihihihihi

      Hapus
  8. Jadi pemandu dan yang dipandu sama2 baru ke sana, hehe. Nai gorengnya nasiya panjang2 gtu ya bulirnya :D
    TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak. sama sama baru hahahaha...... nasinya emang panjang panjang, namanya basmati

      Hapus
  9. Wah si Patel juga suka tempe yang dicocol sambal. hehe. saya juga suka. Emang nganenin tempe itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehe untung masih bawa sambel buat si Patel, sayang tempenya ngga bawa hehehe

      Hapus
  10. waaaa, jadi pemandu. mau dong di pandu juga. haha

    BalasHapus
  11. padahalnya semua menunya vegetarian ya tapi aku ngiler banget, itu foto makanan yang pertama terbuat dari apa mas yang ada parutan kejunya gitu di atasnya? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kari keju kak... potongan keju mirip tahundi masak kari. Sedeeep bangeeeetssss

      Hapus
  12. Makanan India tampangnya gimana gitu kaya sayur campur hahaha.. tapi kayanya enak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak kak. Aku doyan banget dan ketagihan makanan India. Rasanya menyenangkan dan bikin lahap untuk nambah berkali kali

      Hapus
  13. Itu yang di gelas kaya susu domba ya.. eneg ga sih minumnya.. ko jadi haus ya.. muehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. susu sapi yang di buat youghurt kak. namanya lassi

      Hapus
  14. Kak Don ajak2 dong kalo jalaaaan

    BalasHapus
  15. Aku suka makanan India! <3

    Ya intinya aku suka segala makanan berempah dan spicy sih.. Dan masakan India itu berempah. Wangi negaranya aja udah rempah. Hahahaha..

    BalasHapus
  16. jadi itu minumannya apa? kopi susu kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu kopi susu yang udah minta 3x tambah kopi tetep aja warnanya seperti susu hehehe

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.