Adv

Mempersiapkan Dokumen Penting Sebelum Traveling ke India


Bertandang ke India tentu butuh persiapan, entah itu dokumen atau persiapan barang-barang pribadi. Semakin lengkap semakin bagus. Paling tidak, segala persiapan terhadap kejadian yang tidak diinginkan sudah ada penyelesaiannya. Ini berdasarkan pengalaman pribadi saya. Silakan jika ada yang ingin menambahkan.

Taj Mahal
Saya membagi menjadi dua tulisan supaya lebih nyaman untuk di baca. Mudah-mudahan bisa menjadi referensi

India


Paspor
Paspor adalah identitas internasional yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin meninggalkan negaranya dan memasuki negara lain. Bisa dikatakan, bahwa paspor layaknya kartu identitas seperti KTP yang kita gunakan kala berada di negeri orang. Untuk itu kamu harus menjaganya sebaik mungkin agar paspor tidak hilang, karena jika hilang kamu tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Namun terkadang meskipun sudah hati-hati, paspor bisa saja tetap hilang — baik karena tertinggal atau tercuri. Jika sudah begini tentunya kita bisa pusing setengah mati. Untuk itu sebelum pergi persiapkanlah fotokopi paspor dalam bentuk fisik dan digital. Fotokopi ini berguna sebagai dokumen cadangan untuk mendapat SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor). SPLP adalah surat perjalanan yang dikeluarkan oleh KBRI ketika ada warga negaranya yang kehilangan paspor. Dengan SPLP ini, kita bisa kembali ke Indonesia meskipun paspor hilang. Jangan lupa memfotokopi lembar identitas paspor 2-3 lembar. Simpan berkas tersebut di bagian bawah koper agar tak tertinggal atau terlupa.


Sungai Yamuna
Visa
Untuk memasuki india diperlukan VISA sebagi tiket masuk ke negara ini. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan VISA. Dengan membuat di kedutaan India dan membuat secara Online. Jika ingin membuat VISA multyple entry maka harus membuat di kedutaan. Syarat yang harus dilengkapi adalah :

Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan dari hari terakhir meninggalkan India.

Pas foto terbaru 5x5 sebanyak 2 lembar dengan latar belakang putih.

Itinerary perjalanan selama berada di India termasuk kota yang ingin dikunjungi dan lokasi menginap.

Bukti pemesanan pesawat pulang dan pergi

Bukti pemesanan tiket kereta api (jika ada)

Bukti reservasi hotel

Formulir aplikasi VISA yang sudah di isi terlebih dahulu, silakan mengecek di online via http://indianvisaonline.gov.in

Rekening koran 3 bulan terakhir

Persiapan banyak tapi sepadan dengan keindahan yang di dapat
Paling tidak dibutuhkan waktu dua hari untuk mengurus VISA India jika tidak ada masalah. Hari pertama datang pukul 09.00 – 12.00 untuk menyerahkan segala syarat yang dibutuhkan. Keesokan harinya pukul 14.00 – 16.00 sudah dapat di ambil jika tidak bermasalah. Biayayang dikeluarkan adalah Rp 530.000,- untuk VISA dan Rp 22.000,- untuk biaya administrasi.

Selamat menikmati
Saya sendiri berada di luar Jakarta sehingga membuat e-Tourist VISA secara online. Menurut saya lebih mudah, Tidak ada dokumen harus dikirim ke VisaHQ untuk diproses. Anda akan menerima otoritas wisata elektronik (eTV) melalui e-mail. data biometrik akan diambil saat tiba di India. Beberapa bandara yang bisa menggunakan e-Tourist VISA adalah  Ahmedabad, Amritsar, Bengaluru, Chennai, Cochin, Delhi, Gaya, Goa, Hyderabad, Jaipur, Kolkata, Lucknow, Mumbai, Tiruchirapalli, Trivandrum & Varanasi.

Indah bikin bahagia
India ETA adalah satu visa masuk berlaku selama 30 hari setelah tanggal masuk. Jangan lupa mempersiapkan Foto 5x5 cm berlatar belakang putih dan scan paspor lalu silakan cek https://indianvisaonline.gov.in/visa/tvoa.html dan ikuti langkah-langkah yang ada di sana.

Isi semua data  yang ada di borang.

Bayar menggunakan kartu kredit berlogo VISA atau Master Card sebesar USD $45.

Menunggu otorisasi selama 3x24 jam di surat elektronik

Cetak e-Tourist VISA sebelum berangkat.


Semua kelelahan terbayarkan saat melihatnya langsung
Reservasi Transportasi (Tiket pesawat, Kereta Api, Bus)
Banyak sekali maskapai yang menyediakan penerbangan ke India baik penerbangan bertarif murah dengan layanan basic sampai penerbangan dengan layanan lengkap. Sebaiknya membeli jauh jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik. Didalam buku ini saya menuliskan beberapa maskapai yang bisa menjadi acuan. Untuk pemesanan tiket kereta api harus di pesan secara online, saya juga menulis di buku ini bagaimana cara memesan tiket secara online. Pemesanan bus dapat dilakukan langsung di terminal saat akan bepergian.

Biar Makin semangat ke India
Masih ada persiapan lain yang harus saya persiapkan untuk menuju ke India. Persiapan Matang, perjalanan aman.

Selanjutnya silakan baca kelanjutan ceritanya di sini

Tidak ada komentar

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.