24 Juni 2020

Traveling Gaya Baru di New Normal

Lama banget tidak traveling ya genks! Saya yakin, teman tukang jalan jajan sudah tak bisa menahan diri lagi untuk bisa menghempaskan kaki ke daerah daerah yang memang diincar. Bucket list terus bertambah memenuhi catatan yang semakin Panjang tapi apa daya, sekarang lebih banyak dirumah saja sembari mengenang sisa sisa perjalanan yang terpampang di foto atau video yang masih tersimpan rapi didalam folder.

Traveling Gaya Baru di New Normal ala tukang jalan jajan
Traveling Gaya Baru di New Normal
Tukang jalan jajan sudah mengelompokkan semua itinerary agar mudah dikunjungi dari yang terdekat sampai yang terjauh agar kelak mudah memanggul ransel dan siap untuk berangkat. Anyway. pernah ngga sih mengalami hal buruk pada saat traveling? Saya lumayan ada beberapa. Mulai dari dirampas barang barang, kehilangan paspor diluar negeri sampai sakit diperjalanan. Panik? iyalah! saya manusia yang sering berangkat sendirian sehingga benar-benar menghadapi segala permasalahan sendirian! Special case yang sangat sulit adalah sakit selama perjalanan.

Persiapan Sebelum Melakukan Traveling 

Apa aja yang harus dipersiapkan selama traveling, apalagi yang memiliki rencana perjalanan dalam waktu yang panjang. Harus ada persiapan yang berhubungan dengan kesehatan. Coba deh cek persiapan yang biasa aku lakukan.Ini adalah persiapan traveling gaya baru di new normal ala tukang jalan jajan

Periksa Kesehatan Sebelum Traveling

Ini penting lho, apalagi kalau belum pernah sama sekali. Sebaiknya lakukan pemeriksaan kesehatan dan berkonsultasilah dengan dokter di Rumah Sakit yang menyediakan pemeriksaan lengkap. Apalagi kalau misalnya pernah menderita penyakit berat atau alergi tertentu.

Jangan Bawa Obat Cair

Bawalah obat-obatan standar yang biasa digunakan, pastikan selalu menyimpan Obat sakit kepala, obat diare, obat flu dan demam, serta gel untuk nyeri otot untuk pegal linu selama diperjalanan. Tukang jalan jajan juga membawa masker dan hand sanitizer demi keamanan, apalagi di new normal seperti sekarang

Waspada dengan Makanan dan Minuman

Saya agak mewaspadai ini, apalagi dinegara Asia Tenggara dan Asia yang beberapa negara sanitasinya belum baik. Untuk minuman, saya lebih mempercayai membeli botol air mineral atau biasanya saya juga membawa tumblr yang bisa diisi ulang dengan air di hotel atau hostel. Untuk makanan, pastikan makanan hangat tersaji jika di warung atau kedai pinggir jalan. Jangan memakan makanan yang terlihat tak higienis dan makanan yang aneh dan jika memesan air minum usahakan yang hangat. Untuk roti belilah disupermarket sedangkan buah usahakan yang masih ada kulitnya.

Ketahui Musim dan Rata Rata Suhu di Negara Tujuan

Beberapa negara Asia memiliki empat musim, jadi ada baiknya mengetahui musim yang sedang berjalan saat kita berkunjung. Pelajari iklim negara tujuan sebelum berangkat, lalu bawa pakaian yang sesuai. Pastikan juga mengenali pola cuaca berdasarkan waktu Anda berangkat. Misalnya, negara yang sedang mengalami musim panas mungkin saja memiliki hari-hari berhujan atau berangin kencang. Dengan membawa pakaian yang sesuai, bisa menghemat ruangan penyimpanan. Jangan membawa pakaian memenuhi backpack atau koper. Sisakan ruangan untuk menyimpan oleh oleh atau buah tangan yang mungkin dibeli traveling.

Catat Kontak Darurat di Ponsel dan Diari

Kita tidak pernah tahu bagaimana perjalanan kita nantinya. Risiko bisa datang kapan saja, termasuk saat traveling. Simpan kontak untuk kondisi darurat parah, seperti kecelakaan, bencana atau serangan wabah. Cari informasi di website kedutaan besar Indonesia di negara yang akan di tuju.

Pemeriksaan Rapid Test, Syarat Wajib Traveling

Kalian juga harus tahu, ada banyak persyaratan lain yang harus disiapkan terutama pada tatanan baru atau new normal. Pemeriksaan Rapid test menjadi hal wajib yang tidak bisa dilewatkan. Selain mematuhi protokol kesehatan juga harus mematuhi aturan dan syarat untuk melakukan perjalanan.

Pemeriksaan Rapid Test sendiri dimaksudkan untuk menguji reaksi antigen antibodi secara invitro. Ada beberapa merek yang biasa digunakan dan semuanya menggunakan sampel darah. Darah yang akan diperiksa diambil sedikit kemudian diteteskan ke alat Rapid Test. Apakah ada reaksi IgM atau IgG-nya? Jika ditemukan bereaksi, maka strip tersebut akan memberikan hasil positif, biasanya garis dua merah. Lalu bagaimana jika hasilnya reaktif? apakah kita menjadi panik? Jangan khawatir, rapid test tidak bisa dikatakan positif COVID-19, karena hanya mendeteksi antibodi. Rapid test tidak memeriksa keberadaan virus, hanya menyelidiki respon tubuh terhadap musuh asing dalam tubuh. Bisa virus, bakteri, dan lainnya

Hal yang dilakukan saat Pemeriksaan Rapid Test Sebagai syarat Traveling
Pemeriksaan Rapid Test Sebagai syarat Traveling 
Akan ada lanjutan pemeriksaan lagi, pemeriksaan yang lebih spesifik bernama PCR Test. Spesimen yang diambil adalah dari bagian belakang hidung dan juga tenggorokan, spesimen tersebut akan diperiksa lebih intensif dan dilihat kode genetiknya. Ini dikarenakan virus ini tak bisa terdeteksi lewat mikroskop karena ukuran yang sangat kecil sehingga harus diketahui rantai genetiknya (virus memiliki rantai genetik sendiri) sehingga dengan melakukan tes PCR, keberadaan virus COVID-19 dalam tubuh dapat diketahui.

Cara mudah untuk melakukan Tes Covid 19 Tanpa repot
Cara mudah untuk melakukan Tes Covid 19 di Halodoc
Bagi kamu yang ingin kemudahan, cukup dengan menginstal Halodoc di smartphone dan pengguna bisa mencari layanan rapid test yang berlokasi di Jabodetabek karena banyak rumah sakit yang sudah bermitra. Hal ini dilakukan demi membantu pemerintah dalam menekan laju peningkatan kasus COVID-19. Seperti yang disampaikan diatas, sampel darah akan diambil guna mendeteksi imunoglobulin, yakni antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Proses ini akan memudahkan identifikasi dengan cepat.

Jadi pada saat pemeriksaan Rapid Test, jika terkonfirmasi positif, kalian tidak bisa melanjutkan perjalanan dan harus mengkarantina diri secara mandiri selama empat belas hari dan melakukan Rapit Test ke dua, jika masih reaktif akan dilakukan swab test. Segera kunjungi pcr test terdekat untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Tes PCR ini biasanya dilakukan untuk mengkonfirmasi nilai Rapid Test yang reaktif. Pemeriksaannya akan lebih rumit, lebih mahal dan memakan banyak waktu.

Traveling Gaya Baru di New Normal

Sekali lagi, buat yang sudah tidak sabar untuk traveling harus memastikan diri untuk selalu sehat dan menjaga imunitas. Lalu Apa yang sebaiknya dibawa menjadi paket wajib New Normal

  1. Pakai masker dan siapkan cadangannya. Jangan lupa kantung masker untuk masker habis pakai.
  2. Handsanitizer, disinfektan semprot dan sabun cair.
  3. Tissu basah dan kering.
  4. Alat makan dan botol minum.
  5. Perlengkapan ibadah.
  6. Totebag buat yang suka mampir belanja.
  7. Suplemen menambah stamina.

Mau tidak mau, traveler harus punya punya tempat penyimpanan tersendiri untuk paket tatanan baru atau new normal ini. Siapa yang sudah siap untuk jalan jalan sekarang?

Warga negara Indonesia yang cinta budaya dan kuliner Indonesia dan sekarang menetap di Pontianak. Berprinsip belajar terus menerus dan berusaha tetap dinamis. Berpikiran bahwa hasil tidak akan menghianati usaha serta percaya bahwa rejeki tidak mungkin tertukar.

29 comments

Jujur aja, aku belum siap untuk travelling jarak jauh soalnya masih ngeri-ngeri sedap gitu untuk traveling. Walaupun misalnya udah tes rapid / pcr negatif pun gak berarti bakalan terbebas banget kan. Jadi paling aku nunda semua perjalanannya dan perginya kayak tahun depan hehehee. Makasih tipsnya kak Don!

Yuhuuu, travelling ala new normal begini memang harus dipraktikkan. Stress release boleh dg travelling, tp ttp lakukan protokol kesehatan yg berlaku.

asiikk.. traveling gaya baru.. hehe.. yang penting tes kesehatan dulu ya, kalo syudah pastu sehat dan hasil rapid non reaktif bisa langsung cuss..

tapi kalo aku lebih milih gak traveling dulu deh.. cari aman 😁

Betul, 7 itu jadi barang wajib nih sbg starterpack klo lagi jalan.

Anak juga sudah sudah maksa untuk traveling, sayang masih terbatas dan harus memiliki SIKM ya kalau mau kemana-mana, mahal pula ngurusnya

halo kak, aku baru berani trip virtual aja nih. Btw halodoc emang ok, saya suka cara timnya menjelaskan banyak hal di webnya

Oh, obat cair nggak direkomendasikan ya kak kalau buat traveling.. Mungkin biar nggak gampang tumpah juga ya

Mau traveling hmmm kayaknya aku belum siap ni kak�� aku masih punya tiga bocil ni jadi dirumah aja sepertinya, sambil mantengin blog tukanhjalanjajan, eaaaaa. Tumben ni postingnya gak soal makanan kak?

Aku uda mulai traveling lagi nih, tapi rute dekat aja seputar wisata di kota sebelah yg hanya 1 jam dr rumah. Tapi mudah2an bisa jalan makin jauh ya seiring dengan usainya pandemi

Klo utk jln2 dlm negeri sih masih aman mnurutku, klo ke luar negeri mgkin kurun wktu sthn jgn dlu deh

Nggak hanya traveling neh Kak, ke mana pun pergi sekarang udah pasti pakai masker, faceshile, bawa handsaniazer, perlengkapan ibadah, sendok juga kalau-kalau makan di luar, hehehe. Semangat.

Bawaan tambah banyak ya kalau mau traveling di era new normal sekarang ini. Eh gak cuma traveling sih, mau ke manapun sekarang tambah bawaan, hehe.
Tapi yang penting sehat dan selamat kan yaa.. jadi tetep harus patuhi protokol kesehatan ��

Kenapa dg obat cair, Kak?

Btw, travellung gaya baru ini menghindari tempat-tempat hits kalo aku. Sementara ke hotel aja cukup. Ke pusat oleh-oleh, dll belum berani. 😆😆😆

Menjalani new normal sungguh gak nyaman sih karena ga sebebas dulu. Bener2 kangen masa2 pra new normal ☹️

Padahal kalau traveling kurang tanpa nyobain makanan ini itu yah kalau sekarang kudu hati2 betul terutama memerhatikan lokasi djualnya, harus nyari yg ikut protokol kesehatan :D

Sama sudah kangen banget nih melalak cantik. Setelah 4 bulan Work from home asli kangen menjajaki tempat yang mengesankan. Terutama aku sangat kangen mengitari danau Toba.

penting banget nih buat persiapan menyambut new normal. secara orang Indonesia tuh gatel banget kalau gak piknik. Segala protokol covid wajib diterapkan ya..

Aku udah mulai traveling di beberapa tempat wisata di Bandung terutama wisata alam. Dan standar protokol kesehatan seperti diatas tetep dilakukan

Aku masih cemen ka alias masih takut mau traveling kemana2 padahal udah pengen pesen tiket pesawat :(

Setuju traveling gaya ini lebih nyaman apalagi bawa perlengkapan yang lebih komplit. Jadi pengen jalan-jalan nih udah 3 bulan di rumah aja.

Ada yang beda ketika traveling kali ini tentunya karena juga tentunya harus mengikuti protokol kesehatan. Daaaan untuk tiket jadi lebih mahal dan butuh surat minimal rapid test :D

Rasanya, tantangan untuk bisa traveling di era new normal begini jadi lebih banyak, terutama dari diri sendiri untuk tetap menjaga kesehatan. Nah, penting memang nih Bang, untuk rapid test.

Aku juga masih urung untuk travelling selama new normal ini. Mungkin krn masih ada shock kali ya

Sedih banget ya semua rencana traveling tertunda, makasih tipsnya sekarang saat new normal kita musti siap ya, lewat halo doc praktis ya bisa langsung tahu lokasi pemeriksaan rapid test

Sudah kangen traveling, tapi dengan kondisi saat ini, saya masih tetap jaga diri dulu ahh. Paling hanya jalan di sekitar rumah dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Makasih tips dan sarannya. Kebetulan emang udah kangen banget travelling tp bingung karena masih pandemi

Bener bnget persiapan traveling masa new normal tdk sama dgn yg kemarin sblm pandemi covid 19. Makasih infonya mas...agak ribet ya persiapannya tp buat kebaikn bersama.

Kalua sudah mengantongi surat keterangan sehat setelah menjalankan test, batu deh bisa bebas bepergian naik moda transportasi ya...
Wisata virtual segera berubah jadi wisata "beneran" hahaha

iya nih kak, aku udah nggak sabar pengen jalan lagi, list makin banyak aja yang dimau ahaha
memasuki new normal ini memang kudu dibiasakan sejak "dini", kebiasaan sering sering cuci tangan, pakai masker kemanapun pergi dan berada, makin banyak barang yang dibawa tapi pilih yang ukuran mini mini juga biar nggak terlalu berat

DILARANG MENGAMBIL TULISAN, FOTO ATAU VIDEO TANPA SEIJIN PENULIS :)

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

EmoticonEmoticon