Tukang Jalan Jajan

Mengunjungi Rama di Tulsi Manas Mandir, Varanasi


Dari Durga Mandir, kami melanjutkan perjalanan ke kuil lainnya yang berada tak jauh dari sana. Namanya adalah Tulsi Manas Mandir. Salah satu kuil Hindu paling terkenal di Varanasi ini sekilas terlihat berbeda dari kebanyakan bangunan kuil Hindu lainnya. Kuil ini lebih terlihat seperti sebuah rumah besar dengan halamannya yang luas.

Bagian dalam bangunan Tulsi Manas Mandir Varanasi
Bagian dalam bangunan Tulsi Manas Mandir Varanasi
Yang mana yang namanya YUMA? ada yang penasaran?
Yang mana yang namanya YUMA? ada yang penasaran?
Berbeda dengan Durga Temple, aturan di Tulsi Manas Mandir ini terbilang longgar. Teman kami yang bercelana pendek pun diizinkan masuk meski kami tetap diminta melepaskan alas kaki dan menitipkannya. Di halamannya yang luas dan asri, tampak banyak orang yang duduk-duduk atau bercengkrama bersama keluarga.

Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Tulsi Manas Mandir ini dibangun sebagai tempat pemujaan Sri Rama. Ingat kisah Rama-Shinta bukan? Ya, di Tulsi Manas Mandir ini menyimpan rekaman tentang seluruh kisah hidup Sri Rama. Ia dianggap sebagai salah satu reinkarnasi dari Dewa Wisnu dan juga Krishna. Seluruh dinding konon berukirkan kisah yang ada di dalam kitab Ramayana.

Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Suasana di dalam kuil luas dan tenang. Di bagian ujung aula adalah tempat orang-orang berdoa. Sebuah pemutar doa dan mantra diperdengarkan oleh alat pemutar elektronik. Di lantai dua terdapat museum boneka yang bisa dimasuki dengan tiket seharga 25 Rupee. Sayangnya tidak terdapat petunjuk berbahasa Inggris, sehingga saya tidak tahu tentang apa sebenarnya boneka-boneka di museum itu berkisah. Namun mengingat kuil itu memang ditujukan sebagai tempat pemujaan untuk Sri Rama, maka mungkin kisahnya tidak akan jauh-jauh dari kisah hidupnya.

Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Varanasi adalah kota yang teramat suci bagi umat Hindu. Setiap tahun mungkin ada ribuan bahkan jutaan peziarah yang datang kemari. Karenanya wajar jika Varanasi memiliki banyak kuil yang bertebaran mulai dari di pinggir sungai Gangga hingga di tengah kota. Tidak salah juga rasanya jika kita menyebut Varanasi sebagai kota seribu Candi atau kuil.

Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Selain Durga Mandir dan Tulsi Manas Mandir, masih ada beberapa kuil besar yang biasa dikunjungi para pelancong yang mampir di Varanasi, seperti Kashi Nat Mandir yang juga terkenal dengan sebutan Golden Temple.

Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Mengunjungi Varanasi berarti mengunjungi Gangga. Namun jika memiliki waktu senggang, tentu tidak ada salahnya berkunjung ke kuil-kuil yang ada di kota ini. Tapi jangan lupa, selalu perhatikan sopan-santun dan aturan yang berlaku, dan jangan sampai kehadiran kita mengganggu orang-orang yang sedang beribadah di dalamnya. Perjalanan ini sepenuhnya saya lakukan dengan berjalan kaki. Cukup panjang memang dan memakan waktu serta tenaga. Saya sendiri selalu tak percaya jika mengingatnya. Bagaimana mungkin saya bisa melakukannya? Itulah dia the power of backpacker

Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Bagian dalam di Tulsi Manas Mandir
Tempat wisata lainnya yang bisa dikunjungi di Varanasi :
  • Kashi Vishwanath Temple

Ini adalah salah satu kuil paling terkenal di India yang didedikasikan untuk dewa Shiwa. Kuil ini sejak masa lampau dianggap sebagai tempat utama untuk pemujaan dewa Shiwa.
Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
Diorama tentang Rama di Tulsi Manas Mandir
  • Ramnagar Fort

Benteng ini berada di bagia sebelah timur sungai Gangga, berseberangan dengan Tulsi Ghat. Benteng ini dibangun oleh Kashi Naresh Raja Balwant Singh pada tahun 1750.
Jalan menuju di Tulsi Manas Mandir
Jalan menuju di Tulsi Manas Mandir
  •  Gyanvapi Mosque

Masjid ini dibangun oleh Kaisar Mughal Aurangzeb di situs yang sebelumnya merupakan reruntuhan kuil Kashi Vishwanath Tample. Masjid ini begitu kontroversial sehingga konon sering kali dijaga ketat oleh pihak keamanan India.

Jalan menuju di Tulsi Manas Mandir
Jalan menuju di Tulsi Manas Mandir
  • Dhamek Stupa

Merupakan situs suci keagamaan umat Budha. Berupa sebuah stupa raksasa yang terletak sekitar 13 km dari kota Varanasi. Bangunan ini pembangunan awalnya dimulai oleh raja Ashoka pada 249 SM.

40 komentar:

  1. disana kok tidak ada patung ganesanya ya? padahal mau lihat ganesa aslinya disana.

    dan keren juga itu benteng yang berdiri dari tahun 1750 masih kokoh banget ya dirawat bener bener banget. ENak banget yang jalan jalan terus disana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada kok Mas Dik, cuman ngga sempet aku foto :)

      Hapus
  2. aku suka gemes lihat patung-patung dewa itu lho kak diki, pingin cubitin pipi n tarik hidungnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kaaan... salah nama...... hayo inget siapa?

      Hapus
  3. eh, kok kak diki, kak doni maksudnya... ralaaat

    BalasHapus
  4. kuilnya enggak terlalu ramai ya, atau motretnya emang nunggu sepi dulu , atau ada musim-musim tertentu untuk berkunjung... ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ramai terus, kan dipake buat berdoa setiap hari

      Hapus
  5. Ish... Kerennya kamu jalan-jalan terus ya Don. Aslinya yang memang dijaga peradabannya oleh pemerintahan India sana memang ada berapa kuil/tempat ibadah yang historis? Penasaran, ini cerita berlanjut kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya lah Mak Baginda, berkat doa dan support dirimu

      Hapus
  6. Kak jalan jalan mulu asik banget deeh. Eh kalau ke sana kira-kira perlu budget seberapa banyak ya? Jadi pengen deh.

    Anyway.. Itu Gyanvapi Mosque sekontroversial apa sih memang sampai sering dijaga ketat begitu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku kemaren abisnya sekitar 5 jutaan sih....MAsjidnya? mau tahu? dateng aja sendiri :p

      Hapus
  7. itu masjid yang didirikan aurangzeb yang mana mas dodon? Kala foto dibawah itu jalanan. apa disamping kiri itu ya? Penasarna juga knapa sih kontroversi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngga bisa di foto mas... penjagaannya ketat. ngga bisa masuk, dijaga ama polisi

      Hapus
  8. Kuil nya besar megah dan apik banget. Ada dioramanya wuahhh jadi mupeng pengen kesana. Seneng ya bisa mengenal banyak hal di India, aku oengen semoga next bisa kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga suatu masa bisa menikmatinya sendiri. Jangan lupa beli bukunya yah :)

      Hapus
  9. Wah knp gak ada petunjuk/ papan infotmasi berbahasa Inggris ya? Padahal India kan lumayan oke penggunaan bahasa Inggrisnya?
    Btw Mas kenapa masjidnya kontroversial? kepo hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus dateng sendiri kak untuk menjawab kenapa kontroversi hehehe

      Hapus
  10. Masjid yang kontroversial, ada apa ya? Tebakan saya Yuma yang sedang senyum, benar gak sih? Kota Seribu kuil, perlu dihitung dulu siapa tahu malahan ada dua ribu kuil. 😅

    BalasHapus
  11. asyiknya udah sampe ke india
    selain kuil ternyata ada mesjid ya
    btw itu yang dimakan prata ya ?
    pasti rasanya lebih khas karena dimakan di india hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya dong, pasti beda banget rasa prata asli India hehehe

      Hapus
  12. Wah ke India..., Aku retina ingat sharukan.. apalagi ngomongin raja Ashoka...jadi ingat filmnya..

    Yuma?
    Aku gak tau..tapi suka liat yang ganteng putih kiri #eh. (kabur) --ingat umur

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih kak.... kebetulan itu aku banget

      Hapus
  13. Itu museumnya kalau malem serem banget apa, ya? Eh, duh....
    Ka Dodon, bisa kali kapan-kapan nitip manisan 😑😑

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngga seru kalau nitip. harusnya sih ke India buat beli sendiri hehehe

      Hapus
  14. the power of backpacker..

    pasti saya type yang ga akan pernah diajak kalau begitu hahahaha

    jalan sedikit selalu banyak mampirnya..

    mampir jajan
    mampir ke toilet
    mampir duduk karena capek..

    kayaknya saya ga akan sanggup jalan kaki dari satu kuil ke kuil berikutnya..

    wong mengeliling diorama di dinding kuil jg pasti bilang.. capek ya.. kok jauh ya... kok panjang sekali dindingnya.. xixixix

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngga punya pilihan selain jalan karena harus berhemat kak. demi kantung supaya ngga jebol

      Hapus
  15. ya ampun tak kira ini dimana, mau banget ke India, termasuk ke kuil ini, letaknya dekat sungai gangga lagi....

    hmmm baru tahu juga Varanasi itu nama kota, kota suci lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga ada kesempatan ke sana ya. Jangan lupa beli buku The Best Of India yaaaaa

      Hapus
  16. aku jadi inget sama film2 India di ANTV, emang keren sih, keliatan dri lokasi filmnya wwkkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku malah ngga pernah nonton kak hehehehe

      Hapus
  17. Yuma yang pakai baju putih, ya? Hihihi. Maaf... Saya gak nyambung siapa Yuma itu :D
    Btw banyak banget ya kuil di India sana. Backpacker jadi keasyikan dan lupa capek ya kalo udah jalan-jalan mengunjungi kuil-kuil di sini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. baca seri sebelumnya kak, nanti pasti tahu ceritanya

      Hapus
  18. Om Dodon gak pernah kehabisan cerita tentang India, ya! Suka deh. Jadi tau lebih banyak tentang India lebib dari apa yang ada di serial TV hahaha kita boleh masuk kuil-kuil itu, ya, asal gak mengganggu? Mau banget deh lihat langsung prosesi ibadahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ntar cobain ke Varanasi untuk tahu kuil Hindu lebih deket deh.

      Hapus
  19. Tempat yang banyak itu,dikunjungi oleh Mas Dodon dengan berjalan kaki?? Gak gempor ya? Hihihi...
    Akhir-akhir ini, jadi ikutan mamah suka nonton film India, dan suasananya memang mirip dengan kenyataannya ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah kebiasaan jalan kaki sih, jadinya ngga ngaruh hehehehe

      Hapus
  20. Mas Dodon,Masjid tersebut kenapa kontroversi mas?


    Selama di India, kulinernya gimana mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kulinernya enak semua. Pokoknya sedep mantep deh ehehehe

      Hapus

DILARANG MENGAMBIL TULISAN, FOTO ATAU VIDEO TANPA SEIJIN PENULIS :)

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.