Tukang Jalan Jajan

Serbu Banca'an Yoookk Makan Dirumah


Makan rame rame adalah salah satu kesukaan Tukang Jalan Jajan, entah berapa banyak grup makan dan jalan yang sudah terbentuk. Semuanya berjalan seiring dan sejalan, pokoknya ngga rame kalau ngga komplit. Biasanya ada banyak porsi makanan yang dipesan dan di makan bersama sama tapi bagaimana dengan makan keroyokan diatas satu tempat beralaskan daun pisang? Mari mencoba makan ala banca’an di Yoookk Makan di rumah yang berada di Jalan Putri Chandramidi/Podomoro, Gang Nurcahya no 49. Tempat ini cenderung ramai pada jam makan, ada baiknya bertanya dan reservasi di 082148091919

Makan bancakan si Yoookk Makan Dirumah
Makan bancakan si Yoookk Makan Dirumah
Tukang Jalan Jajan beruntung bisa mendapatkan tempat duduk yang lumayan lega untuk dua orang. Siap-siap menungu lebih lama jika ingin menikmati makanan di sini, jika dalam keadaan lapar sepertinya sangat tidak di sarankan karena keterbatasan lokasi. Saya memesan beberapa makanan, Saprahan Tradisional 2 orang 37K, Sup ceker 8K, dan Ale ale Petir seharga 20K, dari minuman pesanan tukang jalan jajan meminta air Serbat 5K dan Air kedondong 7K. Lalu untuk lini makanan penutup ada Rujak ebi 7K dan untuk berjaga- jaga saya memesan Es teh tawar 3K.

Makan bancakan si Yoookk Makan Dirumah
Makan bancakan si Yoookk Makan Dirumah
Walaupun menunggu lama untuk tempat duduk di Yoook Makan di rumah tapi tidak terlalu lama untuk pesanan, dalam waktu 10-15 menit, makanan sudah tersaji didepan mata dan siap makan. Daun pisang dilamparkan diatas papan dan diatasnya ada nasi yang tersusun memanjang, di sudut kiri kanan terdapat urap sayuran 2 potong ayam goreng kalasan dua pasang tempe dan tahu serta seekor ikan asin gembung. Pelengkap lain dari banca’an ini adalah sambal kacang teri dan sambal hijau uleg

Ayam Kalasan si Yoookk Makan Dirumah
Ayam Kalasan si Yoookk Makan Dirumah
Apa itu bancakan atau bancaan? Tradisi bancakan mempunyai filosofi yang sudah mengakar dalam masyarakat. Saat makan bersama dalam satu nampan, setiap orang duduk rendah mengelilingi nampan. Tidak ada perbedaan apakah anak tersebut anaknya orang kaya atau miskin, apakah orang tua atau muda. Semua dianggap sama statusnya. Juga tidak ada rasa jijik saat menyantap makanan bersama, malah mengikuti bancakan merupakan kegiatan yang menarik minat banyak anak-anak dan mampu membangkitkan selera makan mereka.

Budaya ini juga mencerminkan semangat gotong-royong dan kerukunan dalam bermasyarakat. Setiap yang hadir dan ikut bancakan turut mendoakan anak yang baru lahir atau yang diperingati hari wetonnya. Anak yang dibuatkan bancakan diharapkan hidupnya selalu dilimpahi kebaikan, sehat, berkah, dan bermanfaat bagi sesama.

Urap urap si Yoookk Makan Dirumah
Saya menikmati sekali urap sayuran di Yoook Makan di rumah dengan bumbu kelapa ini. Sayurannya masih bertekstur dan rasanya bumbunya yang gurih dan aromatik khas jawa membuat saya mengingat rumah, belum lagi dikombinasikan dengan ikan asin gembung. Sedep banget! Lupa deh dengan orang rumah, apalagi saat dipadukan dengan sambal kacang teri dan sambal uleg cabe ijo! Sempurna! Saya mengabaikan lauk lainnya.

Rujak Ebi si Yoookk Makan Dirumah
Rujak Ebi si Yoookk Makan Dirumah
Ayam kalasannya juga enak, tahu dan tempenya juga cocok dengan menu yang terhampar didepan saya. Ayam yang gurih dan manis, begitu dikunyah terasa sekali bumbu njawani. Tempe dan tahu bacem yang digoreng sebelum disajikan juga terasa nikmat saat dicocol dengan sambal uleg. Siang hari jadi semakin berwarna bahagia. Saya juga semakin lahap dengan ale ale petir yang rasa sausnya mirip dengan rica rica, pedas dengan tendangan kemangi yang semakin menambah rasa. Tapi karena ale ale disajikan dengan cangkangnya, jangan harap bisa menemukan isinya. Saya hanya bisa sibuk menikmati saus yang menempel di cangkang.

Sup ceker ayam si Yoookk Makan Dirumah
Sup ceker ayam si Yoookk Makan Dirumah
Kebetulang sup ceker ayam yang saya nikmati di sini juga sedap, kuahnya bening dengan taburan bawang goreng dan daun bawang, kuahnya yang gurih dengan rasa bawang putih dan lada membuat tukang jalan jajan tidak berhenti menyeruput kuah kaldu ini sesekali menghisap ceker ayam untuk menikmati gelatin yang menempel di sana. Ini sedap dan membuat makan semakin nikmat. Makanan penutup saya rujak ebi juga sip! Walaupun udang yang digunakan bukan ebi melainkan rebon, saus gula merah yang diberi bawang putih goreng dan rebon ini menciptakan rasa yang unik ketika disiram di atas nenas, jambu air, kedondong dan pepaya mengkal. Segarnya siang hari makin menjadi-jadi.

Ale ale petir ayam si Yoookk Makan Dirumah
Ale ale petir ayam si Yoookk Makan Dirumah
Oh ya, minuman di Yoook Makan di rumah juga bisa meningkatkan rasa, seperti air serbat yang hangat karena jahe dan rempah akan meningkatkan rasa pedas sambal. Jika ingin rasa yang segar dan menolong bisa dengan es air kedondong. Mungkin masalah pelik lain yang harus dihadapi pengunjung adalah masalah parkir kendaraan terutama roda empat. Karena berada di dalam gang, otomatis tidak banyak tempat yang tersedia. Parkir kendaraan roda dua saja harus memakan 1/3 badan jalan. Saya menikmati makanan disini, 8,5 dari 10 untuk makanan banca’an. Selamat makan dan salam yumcez!

8 komentar:

  1. Jadi laper, tak bisa komen apa2 mas ,udah gagal fokus lihat makanannya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat makan yaaaaa... jangan di tahan kalo lapar. bahaya

      Hapus
  2. ya allah ya allah iku cekere. sego kulupan pisan. menunggu adalah bancaan *kode

    BalasHapus
    Balasan
    1. lha iku...... aku dado home sick.... piye iki.....

      Hapus

DILARANG MENGAMBIL TULISAN, FOTO ATAU VIDEO TANPA SEIJIN PENULIS :)

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.