Adv

Masjid Jamak dan Restoran Karim Yang Melegenda


Sampai di bagian paling atas saya segera tertegun dengan kemegahan dan keindahan tempat ini. Masjid Jamak atau Masjid-i Jahān-Numā merupakan masjid terbesar di India. Di bangun pada tahun 1650-1656 masehi oleh penguasa Mughal kala itu, Shah Jahan. Mesjid Jamak dibangun dengan batu bata merah dan marmer, serta memiliki tiga kubah dan ada dua menara besar yang masing-masing setinggi 41 meter. Masjid ini mampu menampung sampai 25.000 orang dalam waktu bersamaan. Pada momen tertentu seperti Idul Fitri, jamaah masjid bisa sampai memenuhi jalanan pasar Chadni Chowk yang berada di sekitar masjid Jamak ini. Di dalam masjid ini juga dipenuhi relic dan  manuskrip Al-Qur’an tua yang ditulis di atas kulit rusa.

Pintu Masuk menuju Masjid Jamak
Pintu Masuk menuju Masjid Jamak
Untuk masuk kedalam bangunan Masjid saya diwajibkan untuk melepas alas kaki. Biasanya akan ada petugas yang akan merapikan sepatu dan biasanya akan meminta uang saat kita mengambilnya nanti. Saya memilih menjinjing alas kaki dan memaskukkannya ke dalam tas. Untuk masuk ke dalam masjid tidak dikenai tarif, namun jika membawa kamera maka akan dimintai biaya sebesar  100 rupee. Jika ada yang tertarik untuk naik ke atas minaret atau menara masjid dan melihat Old Delhi dari ketinggian, akan dikenakan biaya tambahan sebesar 100 rupee. Naik keatas pada saat matahari terbit atau tenggelam tentu akan jadi pengalaman yang sangat luar biasa.

Tembok penjaga Masjid Jamak
Tembok penjaga Masjid Jamak
Jamak Masjid dibangun dari susunan bata merah serta batu pualam hitam dan putih. Bagian dalamnya juga sudah ditutupi dengan sajadah. Dibagian depan masjid terdapat ruang terbuka luas dan lebar. Di tengahnya tersedia kolam yang biasa dipakai para jamaah untuk berwudhu. Di area terbuka masjid itu juga ada kawanan burung yang sering hinggap. Saya jadi bertanya-tanya, apa pengurus masjid tidak repot ya membersihkan kotoran burung-burung ini?
Pintu masuk Masjid Jamak
Pintu masuk Masjid Jamak
Tembok penjaga Masjid Jamak
Tembok penjaga Masjid Jamak
Setelah puas melihat-lihat keindahan Jamak Masjid, saya memutuskan untuk mencoba makanan di restoran Karim yang terkenal itu. Nama restoran “Karim” pernah masuk ke dalam majalah Time sebagai restoran terbaik di Asia. Jika belum pernah ke sini, memang akan agak susah menemukannya karena banyaknya lorong dan gang sempit di sekitar area Chadni Chowk.

Chadni Cowk Masjid Jamak
Jalanan ramai 
Restoran Karim yang sudah berjualan sejak tahun 1913 ini memang menyajikan makanan terbaik. Konon dahulu beberapa menu istimewa di Restoran Karim ini adalah sajian istimewa yang hanya disajikan untuk raja-raja  dan bangsawan kekaisaran Mughal. Hingga setelah kekaisaran berakhir, makanan ini kemudian juga disajikan kepada khalayak umum.

Penjual Jaal Jeera Chadni Cowk
Penjual Jaal Jeera Chadni Cowk
Cita rasa makanannya mendapat banyak pengaruh dari Persia dan tentu saja berbumbu khas india. Nasi Ayam Briyani dan kari Kambingnya patut jadi menu penting ditambah dengan beberapa lembar naan (sejenis roti India). Memang agak mahal untuk ukuran restoran di India, tetapi sesuai dengan kenikmatan dan nama besar yang tersemat di tempat tersebut. Sembari menunggu pesanan datang, saya juga bisa mengintip para koki yang sibuk membuat roti untuk disajikan kepada pelanggannya. Lumayan untuk menunda rasa lapar.

Proses pembuatan roti/naan Restoran Kareem
Proses pembuatan roti/naan
Proses pembuatan roti/naan Restoran Kareem
Proses pembuatan roti/naan Restoran Kareem
Proses pembuatan roti/naan Restoran Kareem
Proses pembuatan roti/naan Restoran Kareem
Karim Hotels Pvt. Ltd.
Contact Person    Mr. Zaeemuddin Ahmed / Mr Zainulabedin 

Alamat                Jama Masjid, Gali Kababian, Old Delhi, New Delhi- 110006

Telepon               +(91)-(11)-23264981/23269880/23269880

E-mail                  karimhoteldelhi@gmail.com , info@karimhoteldelhi.com

Website                http://www.karimhoteldelhi.com/

Tips : Menemukan Jalan yang Benar
Jalanan di India rumit dan penuh gang kecil yang berliku seperti labirin. Jangan lupa untuk membawa peta atau memasang aplikasi peta digital yang bisa digunakan di smartphone. Saya menggunakan maps.me lalu mengunduh peta India untuk memudahkan perjalanan saya. Pastikan juga GPS di smartphone anda berfungsi dengan baik. Jangan lupa simpan nama dan alamat yang ingin di tuju di google keep untuk memudahkan mencari sewaktu-waktu


4 komentar:

  1. makanan di India menarik juga ya, baru tau sampe masuk majalah terkenal :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ke New Delhi emang harus mampir ke restoran karim :)

      Hapus
  2. mesjid jamak benar-benar sangat menarik untuk dikunjungi, selain itu kita juga bisa mampir ke lestoran karim..

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2 tempat wajib di datangi karena sama2 punya sejarah seru

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.