Tukang Jalan Jajan

Borneo Jazz Festival 2019, Cuti Cuti di Miri


Borneo Jazz Festival 2019 sudah digelar. Terjadi banyak perubahan sejak tahun lalu, dari lokasi pelaksanaan yang ada di tepi pantai bergeser kedalam ruangan di Coco Cabana. Musiknyapun lebih fusion dengan urban. Penampilnya makin banyak dan beragam. Festival Jazz Internasional tahunan. Festival jazz terpanjang yang masih berjalan di Borneo. Sudah dua tahun terakhir ini berpindah pelaksanaannya di Coco Cabana yang berada di tepi laut Miri. Tidak hanya musisi luar negeri Malaysia yang datang namun pula musisi lokal yang diberdayakan lewat pencarian bakat musik yang dilakukan sebelum Borneo Jazz berlangsung.
 
Opening Ceremony Borneo Jazz 2019
Tahun 2019 ini merupakan tahun ke 14. Sebagai festival jazz yang paling ditunggu di kota Borneo, Festival ini memberikan 3 malam penuh musik di tepi pantai. Kolaborasi berbagai musisi akan terlihat di panggung dan sayang rasanya untuk dilewatkan. 30 penampil dari dalam dan luar negeri dalam satu panggung didalam Coco Cabana. Penasaran dengan musiknya? elektronik "Booty bass music" yang membuat penonton bergoyang serta beberapa aliran seperti fusion Jazz, Hip Hop, Soul, dan Rock. Komplit dalam satu festival

Borneo Jazz Festival 2019, Cuti Cuti di Miri

Penampil di Borneo Jazz Festival

Penyanyi Lokal yang di tunggu

Beberapa nama lokal Miri juga siap menghentak kampung sendiri, kelembutan suara Miri diwakili oleh Clinton Chua. Juga tampil adalah permata Sarawak, Pete Kallang, yang juga digelari 'Pangeran Kalimantan' oleh banyak penggemarnya. Keduanya akan menimbulkan eargasme bagi pecinta Jazz. Mengobati rasa rindu akan talenta lokal sendiri. Selain itu masih ada dua musisi Borneo lainnya akan menghiasi panggung. Di antaranya adalah artis Sabahan Hip Hop, Benzooloo dan rapper Brunei Zed Peace. Selanjutnya, adalah aksi dar dataran Malaysia diseberang lautan. Penyanyi Jazz, Funk, Soul, dan R&B Dasha Logan yang sempat juga hadir di Borneo Jazz Festival tahun lalu. Selain itu, hadir pula penyanyi lain, Gideon Yogan dan Joe Balanjiu Jr.
Julian Chan Jazz Orchestra
Kemudian, Rapper kenamaan Malaysia, Joe Flizzow akan berkolaborasi bersama Rainbow Children. Tentu banyak yang penasara, seperti apa hasil yang akan bisa dilihat. Salah satu pemain perkusi terkemuka di Asia, Lewis Pragasam akan tampil, musisi Malaysia ini akan menunjukkan kemampuannya yang luar biasa. Kelincahan tangan pianis jazz Michael Veerapen akan menjawab semua rindu. Selanjutnya, pemain saksofonis / suling yang terkenal, Julian Chan akan menyemarakkan panggung. Bersemangatlah! Karena dia akan tampil bersama orkestra jazz komunitas yang dibentuk olehnya, Julian Chan Jazz Orchestra.

Penyanyi Internsional di Borneo Jazz Festival

Dan tentu saja, line up tidak lengkap tanpa repertoar artis jazz internasional. Semuanya berasal dari seluruh dunia. Anda akan melihat seniman dari Italia, Meksiko, AS, Jepang, dan banyak negara lainnya.   Pertama-tama, paduan musik blues, soul, dan funk dari Alberto Marsico Trio dari Italia. Selain itu, musisi Diego Borotti, juga dari Italia akan tampil. Berikutnya pada lineup lain, ada pianis Latin cantik Alina Ramirez dan band-nya, IRESON dari Meksiko. Bersama-sama, mereka akan menyajikan pertunjukan yang menampilkan perpaduan indah musik Latin dan Jazz dalam satu nada. Bersamaan dengan seniman jazz terkenal internasional seperti Kirk Lightsey (AS), Chanda Rule (AS), ada Jasmine Chen dari Shanghai (tenar berkat Crazy Rich Asians) , 
 
Fox Capture Plan
Fox Capture Plan, band Jazz-Rock Jepang kontemporer (Jepang), serta bintang hip-hop Malaysia Joe Flizzow dan ARABYRD. Lihat juga set langsung yang dimainkan oleh DJ Maestro dari Amsterdam. Jangan lupa, ada Papi Zak pembawa acara yang juga stand up comedian yang membawa suasana menjadi lebih lucu dan bahagia.

Sunset @ Coco Cabana Miri

Jazz dan Sunset adalah sesuatu yang sempurna. Menikmati tepi pantai yang idah dengan semburat warna jingga dan orange dan jika beruntung akan melihat matahari tenggelam bulat utuh seperti kuning telur asin yang cantik. Dipinggir pantai coco cana juga banyak bebatuan dihiasi tempat yang IG –able untuk berfoto. ada banyak spot menarik, mulai dari tempat santai, ayunan, bangku panjang tepi yang ciamik untuk berfoto siluet. Sekali lagi, jika kamu beruntung maka akan mendapatkan sunset yang susah untuk dilupakan.

Bangunan Coco Cabana Miri juga sungguh indah, semuanya terbuat dari kayu khas rumah Joglo Jawa. Ukiran Jepara mengelilingi seluruh bangunan. Semua kiri dan kanan bangunan terbuka dan langsung terhubung dengan udara segar. Bangunan Jawa ini berdiri kokoh ditepi pantai Miri. Menghadap laut dengan indah. Angin sepoi sepoi menerpa wajah. mengingatkan banyak kenangan. Jika malam, sunset bar di lantai bawah siap memberikan seluruh kesegaran yang diinginkan. Berbagai minuman racikan siap dihadirkan sesuai dengan keinginan.

Street Food dan Kerajinan

Selama fetival berlangsung. Ada banyak sekali gerai makanan dan minuman yang menjual berbagai makanan diseputaran mercusuar berbentuk kuda laut. Disini kedai makanan dan minuman menjual berbagai pilihan yang bisa dinikmati saat break menonton acara Borneo Jazz Festival. Selain itu juga terdapat beberapa restoran makanan dan minuman yang ada disekitar tempat ini. Menu buffet dan ala carte bisa dinikmati, western, Asia, Peranakan? Semua ada didaftar menu.

Sementara didekat tempat parkir ada banyak penjual barang kerajinan dan aksesoris dengan berbagai macam bahan dan bentuk. Ada penjual baju baju bertuliskan Miri dan Sarawak. Ada berbagai macamkerajinan dari rotan berbentuk gelang, tas, tikar sampai tempelan dinding. Ada berbagai macam kain tenunan dan kain motif yang terpajang tapi disetiap lapak. Semua koleksi ini tentu menarik untuk dimiliki. Belum lagi aksesoris seperti gelang, kalung dari bebatuan sampai penutup kepala juga banyak dijajakan.

Bagi yang ingin jajanan lebih murah, masih ada berbagai lapak makanan kecil yang banyak bertebaran di parkiran. Harganya jauh lebih murah dan jenisnya juga beragam. Makanan jalanan disini beraneka ragam dan membuat penasaran. Aneka minuman segar, minuman buble, juice dan aneka teh kekinian berbaris rapi. Aneka makanan tradisional. cucur, kue, cemilan modern kekinian juga dijual disini. Sedap! sepertinya perut harus dikosonglan sebelum ke lokasi ini.

Keindahan lain di Miri

Ada beberapa lokasi wisata yang bisa dikunjungi di Miri, Ada wisata belanja, wisata alam sampai wisata budaya serta berbagai festival. Beberapa diantaranya dapat dikunjungi dengan mudah

San Ching Tian Temple dan Tua Pek Kong Temple

Masyarakat Tionghoa di Miri punya beberapa temat ibadah yang sayang bila tidak dimasukkan dalam bucked list. tTempat ibadah agama Tao yaitu San Ching Tian Temple. Klenteng tersebut merupakan klenteng terbesar di Asia Tenggara. Klenteng itu memiliki luas 1,5 hektar. Letaknya sekitar 3 kilometer dari pusat kota Miri. Bangunan tersebut kental dengan ornamen oriental berwarna merah dan dibangun pada tahun 2000. Tak sedikit orang yang mampir ke klenteng untuk mengabadikan keindahan setiap sudutnya. Pada bagian depan, pengunjung disambut dengan gapura raksasa yang menjadi gerbang utama. Selanjutnya terdapat bangunan utama yang menjadi tempat berdoa yang begitu megah dan bersih.
Lain lagi cerita Kelenteng Tua Pek Kong yang merupakan klenteng tertua di Miri dan satu-satunya bangunan yang masih berdiri dan bertahan saat Perang Dunia II. Sebagai tempat ibadah agama Budha, kelenteng ini dibangun sejal 1913 oleh pedagangcTionghoa yang ada di Miri. Letaknya bersebelahan dengan pasar ikan segar dan mudah didatangi jika berada dipusat kota

Entulang Long Houses, rumah panjang.

Rumah Panjang Entulang ditinggali oleh suku Dayak Iban. ada puluhan pintu yang berada dalam satu rumah panjang ini yang terus disambung karena jumlah penghuni semakin banyak dan ramai. Bagian depan rumah panjang ini adalah ruang tamu beralaskan karpet untuk pertemuan dan pesta, tak ada sekat yang membatasi. Terdapat beberapa penghuni rumah panjang yang memajang hasil kebun atau hutan yang mereka dapat.
Selain panjang, rumah ini juga lebar karen paling tidak setiap rumah memiliki beberapa kamar dan ruangan, lantai dua nya pun digunakan untuk menyimpan barang ataupun gudang sementara dibagian belakang akan ada perapian, dapur serta topilet. Dalam satu rumah, biasanya masih ada ikatan kekeluargaan dan dipimpin oleh mereka yang dituakan

Lambir Hills National Park.

Taman Nasional Lambir ini memegang peranan penting untuk kehidupan di Miri, terutama untuk ketersediaan air bersih. Hutannya juga jadi penyeimbang ekosistem antara alam, flora dan fauna. Habitat hidup bagi banyak hewan dan tumbuhan dan memegang pernan penting untuk hidup masyarakat Miri dan Sarawak. Disini juga ada ir terjun Latak yang memiliki keindahan yang luar biasa saat debit airnya banyak

Canada Hills, Petroluem Museum dan The Grand Old Lady.

Canada merupakan tempat terbaik untuk melihat keindahan Miri dari ketinggian. Bangunan yang menjulang tinggi dengan hamparan lautan luas membuat bukit ini cocok untuk spot wefie dan selfie. Di tempat ini juga terdapat  sumur atau telaga minyak pertama Malaysia di The Grand Old Lady yang berada satu kompleks dengan Canada Hills. Sumur minyak tersebut memproduksi minyak selama 62 tahun yakni dari 1910 hingga 1972. Sementara itu, tahun 1973 mulai dibangun monumen yang kini dikenal dengan The Grand Old Lady. sementara untuk melihat rekam sejarahnya, terdapat sebuah museum petroleum yang menuliskan sejarah perkembangan minyak di Miri hingga bagaimana perkembangan alat yang digunakan menambang sera ceritalainnya.

 E-mart

Pasar tradisional yang dikelola dengan modern. Berisi pasar basah dan kering. Semua sayur mayur, bahan makanan, oleh oleh dan segala macam yang berasal dari kampung sekitar Miri dijual disini. Pembelinya dikhususkan untuk tamu dan pelancong dari luar yang mencari benda benda khas Sarawak dan Miri. Pasar ini akan ramai dikunjungi akhir minggu oleh warga Brunai Darussalam untuk membeli kebutuhan harian mereka. Berhati-hati jika ingin datang kesini karena harga barangnya sangat terjangkau. Siapa tahu anda kalap!

Transportasi dan Akomodasi

Tidak ada kesulitan transportasi di miri. Silakan install aplikasi grab dan semua masalah dapat teratasi. Biaya grab rata rata dimulai RM 5 jika mengantar didalam kota sedangkan taksi rata rata RM 25. Jika punya lisensi mengemudi internasional bisa menyewa mobil sengan harga mulai dari RM 100 – 150/hari tergantung jenismobilnya
Pullman Miri Waterfront, Sarawak Malaysia
Untuk Transportasi darat dari Pontianak, Ada beberapa bis yang bisa dinaiki dengan tujuan Pontianak Brunai Darussalam atau Sabah yang akan melewat Miri. Lamanya bisa mencapai 24 jam perjalanan. Jika menggunakan pesawat dapat memilih penerbangan dari Pontianak menuju Kuching lalu Kuching Miri. Pesawat yang bisa digunakan adalah
  • Air Asia
  • Wings Air
  • Malaysia Airlines
Sementara untuk akomodasi di Miri tidak sulit karena kota ini dijadikan warga Brunai untuk berlibur. Ada kelas hostel sampai dengan hotel bintang lima seperti Pullman Waterfront Miri. Tergantung budget, mana yang paling sesuai

21 komentar:

  1. Aku belum pernah nonton langsung jazz , kayaknya seru apalagi kalo ama pasangan halal. Enak mau ngapain aja

    BalasHapus
  2. Dari foto-foto dan deskripsi yang dituliskan, kok seru ya. Kalau mampir ke Malaysia jadi kepengen ikut euforianya juga :D

    BalasHapus
  3. Wah senang bisa dapat update terbaru kabar dari orang Kalimantan nih. Selama berbulan bulan ga saling kunjung ga dapat info hehehe

    Ditunggu info dan events lainnya dari Sebrang ya :)

    BalasHapus
  4. Wah seru banget nih Kak. Udah lama deh aku gak lihat festival jazz. Kangeeeen masa muda dulu jadinya. :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dulu suka banget dengan musik Jazz sampe tahu penyanyi2nya. Sekarang udah gak ngikutin, jadinya gak tahu penyanyi2nya.

      Hapus
  5. Kayaknya Borneo Jazz Festival 2019 nya seru banget nih, Mas. Saya selalu suka dengan musik-musik jazz.

    BalasHapus
  6. Saya penasaran sama tua pek kong temple dan rumah panjang. Hebat ya itu tempat ibadah meski perang dunia 2 saja tetap bertahan

    BalasHapus
  7. Dari dulu ampe sekarang aku tuh belum pernah loh kak nonton jazz secara langsung, baca tulisan ini aku jadi penasaran bgt masa

    BalasHapus
  8. Akh udah lama nih nggak nonton Jazz event ya seru kumpul dan bergerka hahahah

    BalasHapus
  9. Untung dibilangin itu hati hati kalap belanja, gagah. Soalnya emang bener sih kak melihat yang harganya bisa terjangkau sama kita pasti ya agak kalap gitu deh

    BalasHapus
  10. pengen juga nih sesekali dari Pontianak ke Kuching. Mudah2an bs terwujud!

    BalasHapus
  11. Belum pernah datang ke jazz festival, seru banget pasti yaaa

    BalasHapus
  12. Kak gak bikin video festivalnya? hehe
    Banyak banget lokasi wisata di Miri, trus namanya ada yang bau2 luar negeri hehe :D
    Penasaran kyk apa tempat2nya, lengkapin foto donk kak :D

    BalasHapus
  13. Aku malah penasaran sama foto-foto pas acara dan di Coco Cabana Miri. Dapet sunsetnya ga kak hehehe. Anw kalau suka musik jazz pasti enjoy banget yaaa dateng ke acara ini

    BalasHapus
  14. Wuah Jazz Festival ini banyak juga ya digelar. Sejauh ini saya baru tahu Prambanan Jazz Festival dan Bromo Jazz Festival. Musisinya pun dari lokal dan internasional pasti seru banget menikmati berlangsungnya acara

    BalasHapus
  15. rame banget yaa pasti. aku blm pernah dateng ke festival music begini.. lain kali kayanya harus coba walaupun sekali hehe

    BalasHapus
  16. Seru ya Kak bisa menikmati festival musik jazz di negeri tetangga jadi lihat festival musik sekaligus bisa juga plesiran di Negeri Jiran

    BalasHapus
  17. Sejak dulu rasanya penget banget ikutan cara yang ada nuansa Borneonya. Saya tertarik sekali dengan pakaian-pakaian adat khas suku Dayak itu kak. Unik dan khas. Semoga bisa segera main-main kesana langsung deh :D

    BalasHapus
  18. Seru ya menyaksikan festival musik secara langsung apalagi dikemas dengan apik seperti Borneo Jazz Festival ini

    BalasHapus
  19. Seru sekali ini festivalnya yah, duh pengen deh suatu saat nanti kalau ada festival kayak gini lagi saya ikutan nonton ah

    BalasHapus
  20. Dulu pernah tinggal dimiri, jadi pengin kesana lagi....

    BalasHapus

DILARANG MENGAMBIL TULISAN, FOTO ATAU VIDEO TANPA SEIJIN PENULIS :)

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.