Adv

Serba Serbi Beef Steak Part 1

Kecintaan saya pada makanan membuat berat badan terus bertambah dan tentu saja tidak membuat saya harus mengurangi mengarungi dunia kuliner dan mencoba beberapa jenis makanan yang saya lihat oke, tentu saja kecintaan saya pada kuliner ngebuat saya juga menjadi fans pak bondan hehehehehehe….. kapan ya, saya bisa jalan bareng ama pak bondan…… hehehe!!!.... kabulkanlah doaku Tuhan……!

Steak ayam dan steak sapi jadi primadona
Steak ayam dan steak sapi jadi primadona
Nah kita bakal ngebahas satu jenis makanan yang lumayan enak dan menjamur di kota Malang…….., pertama kali denger makanan ini pasti anda bertanya-tanya…. Apa sih bedanya beef steak dan bistik? AHA… tuing…. Saya tahu jawabannya… hehehe ternyata keduanya hamper sama.. bedanya adalah klo beef steak tentu saja berasal dari Europe sedangkan bistik adalah makanan Europe yang di Indonesiakan dengan pengolahan yang berbeda…… dan tentu saja dengan bumbu yang beda, ntar saya juga coba ngebahas beberapa tempat di Malang yang pernah saya coba steak dan bistiknya……

Sejarah Bistik (pronoun Indonesia), Beef Steak ( English pronoun)Bistik seolah-olah identik dengan negeri Paman Sam karena merupakan salah satu penghasil daging sapi yang berkualitas tinggi. Tak heran jika sederet jenis daging sapi diimpor dari sana seperti US T-Bone Streak, US Beef Ribs, US Tenderloin, US Sirloin dan sebagainya. Jenis-jenis ini pula yang tersedia di restoran Steak Factory milik Kenneth Chen. 

Boleh jadi bisa dibilang sebagian orang beranggapan bistik berasal dari AS. Padahal, konon awalnya tidak demikian. Daging sapi justru tidak populer sebagai bagian dari pilihan diet di AS sebelum Civil War. Menurut sebuah situs, sejarahnya daging sapi malah bukan asli dari AS. Justru yang memperkenalkan sapi ke dunia baru yaitu bangsa Spanyol ke Meksiko pada tahun 1540. Kemudian, pada abad ke-18 Kolonial bangsa Spanyol dan Prancis mulai memelihara sapi.

Steak ayam dan steak sapi jadi primadona dan kondimennya
Steak ayam dan steak sapi jadi primadona
Sebagaimana jalur kereta api berkembang kala itu, mereka memanfaatkan kereta untuk mengangkut kawanan sapi dari San Antonio, Texas ke New Orleans. Tapi industri ini kemudian jatuh akibat musim dingin yang dahsyat ketika kawanan sapi lenyap hingga 90 persen. Namun seiring dengan perkembangan zaman kala itu, produksi daging sapi kembali meningkat sejak tahun 1871. Bahkan setelah Perang Dunia II, daging sapi alias beef menjadi simbol kemakmuran bangsa Amerika. 

Simbol ini akhirnya menjadi tenar ke seluruh penjuru dunia sekaligus memberikan inspirasi kepada juru-juru masak. Sehingga steak alias bistik pun berhasil menjadi menu andalan dapur. Resto-resto khusus bistik pun bermunculan. Agar bisa tampil beda dan mendulang keuntungan, masing-masing resto pun punya keunikan masing-masing dengan berbagai strateginya.

Steak ayam dan steak sapi jadi primadona masyarakat Indonesia
Steak ayam dan steak sapi jadi primadona
Cita Rasa Indonesia Ditilik dari namanya, makanan utama yang dihidangkan di resto tentu saja berbentuk steak. Daging yang ditawarkan pun berasal dari beberapa tempat, seperti Amerika Serikat, New Zealand, maupun dari Indonesia sendiri. Tapi bukan berarti di resto tersebut tidak ada jenis kulinari lainnya. Ada menu pendukung lainnya yang juga ditawarkan sebagai pilihan seperti spaghetti, teriyaki, daging ayam, ikan salmon, hamburger, salad, sup, kebab hingga nasi goreng sekalipun.

NB : Cerita ini kebanyakan dihimpun dari pengalaman pribadi seorang mr komentar

Tidak ada komentar

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.