Tukang Jalan Jajan

Karakteristik Hidangan Lebaran di Pontianak


Selamat Idulfitri 1438 Hijriah bagi saudara, sahabat, teman, dan sekalian umat muslim di seluruh penjuru dunia. Semoga berbahagia dan selalu tersenyum dengan penuh cinta. Ada yang sibuk berbenah rumah adapula yang sibuk mudik atau justru berwisata. Aroma kue sudah tercium sejak seminggu lalu. Bau kue yang baru keluar dari oven memang sedap. Aromanya menggelora kesekitar dan mengundang untuk datang. Paling tidak inilah cara tetangga untuk secara tidak langsung mengundang kita untuk datang ke rumah. Coba deh sekarang pasang penciuman dengan baik, kira-kira apa aroma yang tercium hari ini? 

Selamat Idulfitri dan selamat menikmati hidangan lebaran dengan bahagia
Selamat Idulfitri dan selamat menikmati hidangan lebaran dengan bahagia
Hari ini saya mencium aroma masakan seperti rendang, opor, rendang dan sambal kentang. Hidung ini sudah bisa memilah-milah aromanya dengan baik. Duh! Saya jadi membayangkan kuah opor yang disiramkan diatas lontong yang padat dan dihiasi potongan rendang, kentang goreng dan sepotong paha opor tidak lupa taburan serundeng dan bawang goreng. Sungguh minggu pagi yang menceriakan. Tukang Jalan Jajan mencoba merangkai kata tentang Karakteristik Hidangan Lebaran di Kalimantan Barat.

Rendang Jengkol juga sedap untuk hidangan lebaran
Rendang Jengkol juga sedap untuk hidangan lebaran
Saya ingat dulu, saat hari raya lebaran biasanya rumah akan dipenuhi makanan kiriman dari sanak saudara maupun tetangga. Makanan otentik seperti ketupat dan pelengkapnya tersedia dengan berbagai jenis dan rasa. Paling tidak ada 10-15 paket kiriman dari keluarga dan tetangga. Ada 15 jenis ketupat dengan 15 paket pelengkap yang bisa di padu padankan. Kerenkan! Banyaknya sudah mengalahkan menu restoran padang. Lengkap dan pastinya punya banyak senjata untuk padu padankan rasa.

Lontong sayur plus lauk, kiriman tetangga
Lontong sayur plus lauk, kiriman tetangga
Menu idulfitri ala Indonesia memang sungguh kaya rasa dan beragam. Kalimantan Barat memang kaya budaya dengan segala macam menu. Aneka bumbu dan rempah digunakan dengan berbagai macam rempah yang digunakan didalamnya, menghasilkan rasa, aroma, warna dan tekstur yang kuat pada masakannya. Ini yang membuat kuliner nusantara terkenal lezatnya di mancanegara. Tentu saja karakter menu tergantung daerah mana makanan ini berasal. Beberapa daerah yang tidak punya ciri khas biasanya terbangun dari akulturasi budaya berpuluh puluh tahun dan akhirnya menghasilkan menu baru yang otentik.

Berbicara soal makanan khas Lebaran, Indonesia sepertinya tak pernah kehabisan menu, karena negara kita terdiri dari berbagai macam suku dan kebudayaan. Setiap suku tentu memiliki cita rasa tersendiri, perbedaan bahan yang digunakan dan cara penyajian.

Cane daging sapi dengan segala perlengkapannya
Cane daging sapi dengan segala perlengkapannya
Salah satu makanan yang punya karakter dan mempengaruhi banyak kuliner di Indonesia adalah masakan dataran Sumatera Barat yang populer dengan masakan minangnya. Karakternya bersantan dan sering berkombinasi antara cabai dan kunyit. Pedas dan gurih jadi dominasi dan rempah yang sering ditambahkan adalah jahe, lengkuas dan daun jeruk purut. Masakan padang biasanya diolah dengan cara direbus, panggang dan goreng dengan menggunakan bumbu dasar merah dan kuning.

Masakan lain yang mempengaruhi hidangan lebaran di Kalimantan Barat dipengaruhi juga makanan Jawa. Ada pembagian antara menu dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ketiga wilayah ini punya citarasa berbeda. Masakan Sunda cenderung menggunakan sayuran mentah yang disantap bersama sambal denga dominan rasa asam dan pedas. Protein hewani kebanyakan dari ikan yang dimasak pepes. Jawa tengah cenderung. Menggunakan bumbu bawang putih, menggunakan banyak rempah dan bumbu. Senang dengan rasa manis dan pedas. Gudeg salah satu contohnya. Jawa timur tidak terlalu jauh dengan Jawa Tengah namun biasanya makanan Jawa Timuran suka menambahkan terasi dan petis untuk menambahkan rasa. Bahan makanan ajaib banyak yang bisa diolah menjadi makanan. Semanggi dan selada air adalah salah satu contohnya. Makanan Jawa Timuran yang cukup punya nama adalah pecel dan rujak jingur.

Lontong dan kuah rendang kiriman tetangga tercinta
Lontong dan kuah rendang kiriman tetangga tercinta
Kuliner Tionghoa juga jadi sumber akulturasi makanan di Kalimantan Barat. Tergantung daerah Tiongkok mana yang dijadikan referensi. Namun kebanyakan di Kalimantan Barat berasal dari suku Khek dan Tio Ciu yang banyak menggunakan bawang putih dan ebi sebagai bumbu. Tambahan berbagai macam saus dan kecap juga jadi senjata. Lada, Jahe dan bombay juga sering digunakan untuk menambah rasa. Cara memasak kukus, goreng dan tumis jadi eksekusi akhir.

Masakan Melayu yang paling banyak mempengaruhi daratan Kalimantan Barat untuk kuliner Lebaran. Ciri utama dalam masakan tradisional Melayu tidak diragukan lagi adalah penggunaan rempah-rempah yang cukup banyak. Santan juga penting dalam memberikan hidangan Melayu yang kaya akan rasa dan karakter kental dari hidangan mereka. Bahan dasar lainnya adalah belacan (terasi), yang digunakan sebagai bahan dasar untuk sambal, saus yang kaya akan rasa atau bumbu yang terbuat dari terasi, cabai, bawang merah dan bawang putih. Masakan Melayu juga menggunakan serai dan lengkuas yang cukup banyak

Nasi briyani dan perlengkapan nya. Ini akulturasi dari mana? Ayo Tebak!
Nasi briyani dan perlengkapan nya. Ini akulturasi dari mana? Ayo Tebak!
Masih banyak kuliner lain yang mempengaruhi nuansa lebaran di Kalimantan Barat. Tentu saja kembali kepada asal muasal keluarganya. Tapi apapun makanan yang dihidangkan selalu ada keramah tamahan silaturahmi yang khas di penghujung Ramadhan, dan hal ini sering terlihat dari berbagai jenis makanan kecil dan besar yang tersaji.

Akulturasi resep masakan dan pengembangan dari resep yang sudah ada, biasanya kian memperkaya makanan khas Lebaran di Indonesia. Ada banyak pilihan menu khas hari raya dari daerah di Indonesia. Tiap-tiap wilayah punya sajian andalannya. Hidangan dari resep warisan keluarga dipastikan jadi menu yang selalu hadir saat perayaan lebaran tiba. Meski umumnya hidangan lebaran selalu sarat dengan penggunaan santan, namun di tiap daerah punya ke-khasan hidangan yang berbeda pula.

Roti cane dan kari ayam dan telur dilengkapi acar
Roti cane dan kari ayam dan telur dilengkapi acar
Hampir setiap keluarga punya contekan resep turun temurun yang jadi primadona. Selain ketupat dan opor Ayam, Gule, Rawon dan Soto, saat Lebaran masyarakat Indonesia memiliki segudang menu makanan yang menarik untuk dicoba satu per satu. Tukang jalan Jajan siap untuk datang dan mencicipinya satu persatu

Sekali lagi saya, mewakili teman-teman yang mengurusi blog, channel youtube, admin ID dan Twitter Tukang Jalan Jajan mengucapkan selamat hari raya Idulfitri ya. Mohon maaf lahir batin  dan semoga amal ibadah saat Ramadhan diterima Allah SWT. Terimakasih sudah terus menjadi pembaca setia blog Tukang Jalan Jajan

9 komentar:

  1. enak banget tuh, padahal niat hati mau diet nih tapi pas liat semua makanannya jadi pengen nyoba juga. selamat idul fitri 1438 H, taqoballahu minna waminkum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat Idulfitri Mas Bimo. Diet masih bisa besok ya hehehehe. Jaga kesehatan dan jangan terlalu banyak makan santen dan kolesterol. Jehehe mohon maaf lahir batin

      Hapus
  2. Selamat hari rayaaa idul fitri !!

    Ah, sip inih nanti kalau ke Pontianak lagi harus wiskul nyari masakan2 yang kayak gini. Sayang ngga lebaran disana nihh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat Idul Fitri mas, ntar infoin aja kalau mampir ke Pontianak yak :)

      Hapus
  3. Yummy bangeeet mass. . Pengen nasi briyani nyaaa. . Wkwkwk awas mas kolesterol 😂

    BalasHapus
  4. Hmmm setuju banget kalo makanan di indonesia punya khas masing2 dari tiap daerah, dannnn bener buanget kalo petis di jawa timur jadi idola, khususnya di tempat saya sidoarjo, hehehe

    BalasHapus
  5. Di kampungku hidangan lebaran identik sama opor hahahhaha. Pokoknya satu minggu itu tidak lepas dari opor :-D

    BalasHapus
  6. kalo di daerah asalku...biasanya waktu lebaran ketupat selalu ada sayur pedas sebagai teman ketupat, terus bergantian saling antar ke rumah tetangga...

    BalasHapus
  7. Hampir sama kayak masakan Melayu ya kak.. eh, Kalbar kan mayoritas Melayu juga bukan? hehehe...

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.