Adv

Cemilan malam < Nongkrong di Café Winnie

Hampir 80% anak nongkrong Pontianak pasti udah tahu tempat nongkrong ini. Mulai dari anak band sampai calo, mulai dari orang biasa sampai orang luar biasa, dari kuli sampai pejabat bisa ditemukan disini. Komplit satu paket semua bisa didapatkan disini. Hampir semua informasi bisa didapatkan disini. Amazing! hanya dari sebuah warung kopi, yang notabenenya tempat nongkrong rakyat jelata. Sebenarnya apa sih yang menjadi ciri khas tempat ini. Pastinya ada sesuatu yang lezat untuk dikunyah sehingga membuat orang betah untuk ngobrol dan berleha- leha disini.

Secara kebiasaan, memang di Pontianak ini,nongkrong di warung kopi sepertinya sudah menjadi suatu rutinitas wajib yang harus dipenuhi setiap ada waktu. Kehidupan warung kopi tidak bisa mati dikota ini, mulai dari subuh sampai subuh. Bahkan beberapa warung kopi mengkhususkan diri untuk buka 24 jam. how wonderfull this life. Warung kopipun tak mau ketinggalan mengsegmentedkan pengunjungnya. Ada yang khusus anak muda penggemar bola, anak band sampai kuli pelabuhan, dengan cara yang bermacam-macam untuk memancing pengunjung, mulai dari menyediakan big screen untuk menonton bola sampai hot spot gratis yang sebenarnya tidak gratis karena biaya tersebut didebet ke makanan atau minuman yang kita pesan. Sudahlah, mari kita ulik makanan disini. lets go blogger…



Tidak begitu sulit menemukan café yang terletak di Jalan Gajah Mada Pontianak ini, banyak komunitas yang mengkhususkan diri untuk nongkrong disini. Kalau di cek saat saya datang sepertinya lebih didominasi komunitas anak muda dan juga anak band. Kesibukannya juga bermacam-macam, mulai dari membicarakan music, job manggung sampai main kartu. Lengkap sekali kegiatan disini. Semua ada termasuk beberapa pengamen yang berlalu lintas untuk mencari ribuan dan bukan recehan lagi Café ini selalu ramai dan padat entah laki-laki atau perempuan. Satu lagi nih hal buruk yang sudah menjalar ke pontianak. Pengamen yang sangat banyak dan dalam jumlah yang besar. Parahnya lagi mereka tidak menerima uang receh, mintanya uang lembaran dan sedikit memaksa.


Atas rekomendasi temen saya, saya mencoba 3 menu, pertama es kopi, tahu isi goreng dan menu paling special menurut temen saya adalah pisang goreng tepung srikaya. Menu terakhir inilah yang kebanyakan diadopsi oleh penjual pisang goreng diluar Kota Pontianak dengan nama pisang goreng Pontianak. Menu pertama, es kopi, saya sering merasakan es kopi dengan aroma kopi khas Pontianak yang lebih beraroma pahit dan setelah saya cicipi, memang lebih asam dari beberapa jenis kopi di pulau jawa. Mantep rasanya namun akan berbahaya jika memiliki masalah dengan asam lambung. Boleh di coba deh.

Menu ke dua, tahu isi, makanan ini tidak menggunakan tahu kopong, tapi menggunakan tahu biasa tanpa dikerok isinya. Isiannya bihun dan kucai yang tidak terlalu banyak, digoreng dengan balutan tepung. Hmmmmm begitu digigit,pilihan tahu yang tepat dan sangat empuk khas tahu singkawang namun untuk isian tidak ada yang special hanya terasa gurih tapi begitu dicocol dengan sambal cair khas Pontianak rasanya berubah drastis. Sambal cair yang terasa asam, pedas dan rasa bawang putih yang kencang dibalut dengan sedikit manis. Sambal cair ini memang membuat tahu ini menjadi special. Muantep deh.

Alamak e….. taraaa.. inilah men yang paling special dari yang laen, pisang goreng Pontianak aseli buatan sang ahli.tiada duanya dah. pisang goreng tepung renyah dan ditambah dengan srikaya manis dan gurih. Lezat banget dah. satu paduan yang menurut saya jarang ditemui di tempat laen selain Pontianak.
Cara membuat tepung renyah

1 cup flour* = tepung terigu
¼ cup cornstarch = tepung jagung (bisa diganti tepung beras saja)
¼ tsp salt = garam
½ tsp sugar = gula
1 tsp baking powder
<1 cup Soda water (= Club soda; as cold as possible) -- more as needed
(saya lebih suka bir)
Ingat soda/bir harus dalam keadaan dingin....
Minyak yang banyak
Pisang Goreng Pontianak
Bahan :
* 1 sisir (10 buah) pisang uli/gepok
* 1½ lt minyak goreng.
Bahan Pencelup :
* 125 tepung terigu protein sedang
* ¼ sdt garam 250 ml air
* 1 sdm tepung beras
* 1½ sdm gula tepung
Bahan Kremesan :
* 1 lt air 240 gr tepung beras
* 45 gr tepung sagu tani
* 1 sdm garam 20 gr gula merah, disisir halus
* 2 kuning telur pewarna kuning tua secukupnya (boleh tidak dipakai)
Cara Membuat :
* Potong pisang seperti kipas melebar. Sisihkan.
* Aduk bahan pencelup sampai rata.
* Aduk bahan kremesan sampai rata.
* Panaskan minyak goreng.
* Tuang satu sendok sayur adonan kremesan.
* Biarkan mengambang. Kecilkan api.
* Kumpul-kumpulkan adonan sehingga menyatu.
* Celup pisang ke bahan pencelup.
* Masukkan ke bagian tengah kremesan yang sudah dikumpulkan.
* Lipat kremesan hingga menutupi pisang. Goreng sampai matang.
Tips :
* Menggoreng pisang kremes lebih baik menggunakan 2 penggorengan yang masing-masing diisi minyak panas.
* Penggorengan pertama digunakan untuk menuang bahan kremes hingga melipat adonan.
* Penggorengan kedua digunakan untuk mematangkannya.
* Pada saat menuang bahan kremesan minyak harus benar-benar panas agar bahan kremesan naik dan mengambang.
* Setelah bahan kremesan mengambang, kecilkan api agar bahan kremesan tidak cepat kering.
Tambahkan selai srikaya diatasnya yahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…


Tidak ada komentar

Silakan berkomentar dengan bijak. Setelah anda mampir dan berkomentar, saya akan berkunjung balik. Jangan meninggalkan link hidup ya :)

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : eko.dony.prayudi@gmail.com
+Telp/WA : 0819 - 3210 - 9497
+IG/Twitter : @dodon_jerry

Diberdayakan oleh Blogger.